Blog

Tren Serangan Siber yang Harus Diwaspadai Sepanjang Tahun 2022

17 December 2021 Blog

Keamanan siber yang terus berkembang menjadi semakin canggih. Kenyataannya, masih banyak insiden peretasan atau serangan keamanan lain yang berisiko tinggi. Tidak dapat diragukan lagi, saat ini perusahaan menjadi lebih rentan terhadap serangan keamanaan siber. Hal tersebut dikarenakan adanya faktor-faktor seperti peningkatan digitalisasi maupun peralihan ke sistem kerja hybrid yang sedang terjadi.

Tren Serangan Siber 2022

Perkembangan teknologi yang diimplementasi untuk memudahkan proses bisnis menjadi sebuah celah masuknya serangan siber. Perusahaan di sektor publik ataupun swasta harus mulai menangani masalah kejahatan atau serangan siber dengan lebih serius dari sebelumnya. Mengimplementasikan solusi yang tepat untuk keamanan sistem menjadi salah satu strategi yang tepat untuk melawan serangan siber. Berikut adalah beberapa prediksi ancaman atau serangan siber untuk tahun 2022 yang di rangkum dari McAfee.

Pelaku Serangan Siber Membuat Afiliasi

Teknologi yang berkembang menjadi semakin canggih telah mengubah cara kerja para pelaku serangan siber. Kemudahan yang ditawarkan kecanggihan teknologi telah membuat serangan siber dapat dilakukan oleh siapa pun. Saat ini banyak kompetitor yang memperkerjakan para pelaku serangan siber (perentas) untuk memasuki sistem perusahaan dan melakukan serangan siber atau mengambil data penting. Untuk itu, perusahaan perlu melakukan audit visibilitas pada sistem IT perusahaan. Selain itu, perkembangan teknologi juga menciptakan kemudahan bahkan untuk para pelaku yang tidak mempunyai kemampuan yang mencukupi untuk melakukan serangan siber. Mereka memanfaatkan ransomware yang sudah dikembangkan oleh para ahli dan menjadi afiliasi. Adanya afiliasi yang dibentuk oleh para ahli serangan siber ini akan memberikan keuntungan lebih besar meskipun harus berbagi hasil dengan para afiliasi. Dengan semakin banyaknya pemain atau pelaku serangan siber (ransomware) yang memasuki pasar atau lingkungan IT, maka perusahaan harus mengimplementasikan solusi keamanan ekstra untuk melindungi sistem perusahaan.

Pendekatan Serangan Melalui Media Sosial

Melakukan pendekatan dengan individu dalam sebuah perusahaan atau organisasi bukanlah taktik baru yang digunakan oleh penjahat siber, namun nyatanya taktik ini menjadi salah satu jalan yang sangat sukses untuk melancarkan serangan siber. Saat ini, hampir semua orang memiliki media sosial dan berkeinginan untuk bisa terhubung dengan banyak orang, bahkan yang belum pernah ditemui. Kesempatan ini pun akhirnya digunakan oleh para penjahat siber untuk menargetkan sasaran mereka ke individu melalui pendekatan media sosial. Pendekatan serangan melalui sosial media ini merupakan metode paling efisien untuk melewati kontrol keamanan tradisional, karena penyerang akan berkomunikasi langsung dengan target dalam perusahaan melalui pesan langsung tanpa ada tanda mencurigakan. Pendekatan serangan siber ini biasanya menggunakan pesan tawaran pekerjaan melalui aplikasi tertentu, yang di dalamnya terdapat malware untuk menyerang sistem perusahaan.

API Menjadi Target yang Menguntungkan

Para pelaku serangan siber biasanya memperhatikan tren sistem yang saat ini sedang banyak digunakan perusahaan. Saat ini cloud menjadi salah satu solusi sistem yang marak digunakan oleh banyak perusahaan untuk menyimpan data dan informasi penting. Aplikasi cloud yang digunakan perusahaan, sedikit banyak telah mengubah cara API dirancang, dikembangkan, dan digunakan untuk mengelola sistem cloud ini. Jangkauan data dan informasi penting yang ada di dalam cloud biasanya ada di balik API-nya. Sehingga, saat ini API menjadi target serangan siber yang menguntungkan bagi para pelaku untuk diekploitasi. Sifat API yang terhubung menjadi faktor yang berpotensi memberikan risiko besar bagi bisnis perusahaan karena berpotensi untuk disalahgunakan oleh para pelaku serangan siber sebagai ancaman bagi perusahaan untuk meluncurkan serangan pada data perusahaan.

 

Itulah beberapa tren serangan siber pada perusahaan yang diprediksikan akan marak terjadi di tahun 2022. Para pelaku serangan siber akan terus mengasah keahlian mereka dan mempersenjatai diri mereka dengan sistem serangan siber yang lebih canggih hingga sulit untuk terdeteksi. Perusahaan harus bisa memperbaharui fokus keamanan mereka dan mengikuti perkembangan yang ada. Aplikas Servis Pesona, anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang IT Security akan siap membantu perusahaan mengimplementasikan solusi keamanan IT terbaik untuk menghadapi serangan siber yang semakin canggih.

 

Hubungi kami di marketing@phintraco.com jika ingin mengetahui solusi keamanan IT apa yang tepat untuk perusahaan Anda.

 

Referensi:

https://www.mcafee.com/blogs/enterprise/mcafee-enterprise-atr/mcafee-enterprise-fireeye-2022-threat-predictions/

 

Artikel terkait:

Tren Teknologi Tahun 2022 Versi Gartner, Bantu Pertumbuhan Bisnis Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *