Tren Digital Customer Experience yang Perlu Diperhatikan di 2022

By |2021-12-28T08:46:42+07:00December 24th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Bagi sebagian besar pendiri perusahaan dan pemilik bisnis, customer experience (CX) adalah faktor yang menjadi perhatian utama. Untuk mendapatkan customer experience yang maksimal dan sesuai kebutuhan pelanggan tidaklah mudah. Banyak perusahaan kecil dan besar telah menghabiskan banyak uang dan tenaga untuk meningkatkan customer experience yang mereka punya dan mengungguli persaingan di pasar. Selain itu, perubahan perilaku pelanggan dan peralihan ke digital customer experience yang semakin cepat karena pandemi telah mendorong perusahaan untuk bisa mengejar laju perkembangan dan menerapkan teknologi baru dengan harapan mendapatkan keunggulan kompetitif.

Tren Digital Customer Experience 2022

Sejak tahun lalu, banyak perubahan telah terjadi dan beberapa tren terus berkembang dalam meningkatkan customer experience. Jika Anda ingin meningkatkan customer experience perusahaan Anda pada 2022, Anda tidak boleh melewatkan beberapa tren berikut.

Data dan Privasi Adalah Pertimbangan Penting

Permasalahan data dan privasi bukanlah hal yang mengejutkan karena dunia perlahan bergerak menuju digitalisasi. Seiring berkembangnya zaman, para pelanggan pun menyadari urgensi dari kebocoran data dan hilangnya privasi di era digitalisasi. Sehingga, para pelanggan saat ini cenderung sulit untuk bersedia memberikan informasi kecuali ada alasan yang kuat. Maka, tidak mengherankan jika 40% pelanggan saat ini akan memilih untuk berhenti menggunakan produk atau jasa dari perusahaan tertentu jika mereka tidak bisa mengontrol akses ke informasi pribadi mereka sendiri. Untuk memberikan rasa aman ke pada pelanggan dan meningkatkan customer experience, Anda dapat mengimplementasikan beberapa solusi keamanan IT seperti customer identity and access management, threat intelligence, dan solusi lainnya yang ditawarkan oleh Aplikas Servis Pesona.

Menyeimbangkan Interaksi Manusia dan Otomatisasi

Teknologi yang semakin canggih telah mengubah banyak proses bisnis menjadi digital dan otomatis. Otomatisasi terbukti telah menjadi metode yang sesuai untuk memangkas biaya terkait pelayanan pelanggan, serta mempersingkat waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah saat mengubungi contact center perusahaan. Meningkatkan customer experience, otomatisasi tidak selalu menjadi preferensi bagi beberapa perusahaan karena pelanggan masih membutuhkan adanya interaksi manusia untuk mendapatkan customer experience terbaik. Contohnya, ketika perusahaan menggunakan chatbot untuk menjawab masalah pelanggan, beberapa dari mereka lebih suka untuk berbicara langsung dengan manusia. Hal ini karena ada beberapa ketidakpuasan yang dialami pelanggan dengan tanggapan yang diberikan chatbot untuk masalah mereka. Untuk itu, perusahaan harus bisa menyeimbangkan interaksi manusia dan juga otomatisasi untuk mencapai customer experience yang maksimal. Contohnya dengan mengimplementasikan solusi Voice Biometric dan solusi pendukung Contact Center lainnya yang ditawarkan Phintraco Technology.

Mengoptimalkan Customer Experience pada Perangkat Seluler

Perangkat seluler adalah metode paling populer yang digunakan masyarakat untuk mengakses internet saat ini. Perangkat seluler menawarkan kemudahan dalam mobilitasnya karena bentuknya yang bisa dibawa kemanapun. Jika melihat popularitas perangkat seluler saat ini, maka meningkatkan customer experience pada perangkat seluler yang digunakan oleh aplikasi perusahaan adalah cara terbaik untuk memberikan customer experience yang unggul bagi pelanggan. Aplikasi pada perangkat seluler harus memenuhi standar pelanggan karena perangkat seluler sendiri sudah memberikan mobilitas yang baik bagi mereka. Perusahaan yang ingin memanfaatkan tren optimalisasi customer experience pada perangkat seluler harus memusatkan upaya mereka pada peningkatan navigasi situs web, mengurangi waktu muat, dan meningkatkan analisis data untuk mengetahui insight yang memaksimalkan customer experience. Mengoptimalkan customer experience pada perangkat seluler dapat dibantu dengan mengimplementasikan solusi API management, Data Analytic, dan solusi lainnya yang ditawarkan PhinCon.

Peran Empati Membentuk Customer Experience

Ketika ingin memberikan customer experience yang unggul, perusahaan harus memiliki empati untuk mengerti apa yang terbaik. Empati yang biasa digambarkan sebagai sebuah pengamatan dan pemahaman tentang situasi, perasaan, dan emosional pelanggan sangat berperan penting dalam memberikan customer experience yang maksimal. Pelanggan tidak akan meluangkan waktu untuk membaca pesan panjang pada iklan perusahaan Anda. Anda harus membuat perusahaan Anda lebih menarik perhatian, mudah didekati, dan menciptakan cara baru untuk melibatkan pelanggan secara emosional. Contoh implementasinya adalah dengan menyediakan pengalaman contact center yang terasa dekat dan intim dalam menyelesaikan permasalahan pelanggan. Mitracomm Ekasarana menyediakan agen contact center berpengalaman yang bisa membantu perusahaan Anda untuk mencapai customer experience terbaik.

 

Tren di atas menunjukkan bahwa untuk mencapai customer experience yang unggul bukanlah perkara mudah. Bahkan keadaan pandemi pun telah memaksa perusahaan untuk mengikuti perilaku konsumsi pelanggan yang berbeda dan cenderung ingin tanpa batas. Perusahaan harus berinvestasi pada teknologi dan solusi yang diperlukan untuk menghadapi tuntutan, dan memenuhi permintaan pelanggan jika ingin bisnis perusahaan mereka berkembang.

Phintraco Group bersama anak perusahaannya siap untuk mendukung implementasi solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda untuk memberikan customer experience yang terbaik bagi pelanggan. Hubungi kami melalui marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai solusi teknologi yang tepat untuk perusahaan Anda meningkatkan customer experience.

 

 

Referensi:

https://mopinion.com/digital-customer-experience-cx-trends-2022/

https://customerthink.com/top-customer-experience-trends-for-2022/

 

Artikel terkait:

Tren Contact Center 2022: Pemanfaatan Teknologi Untuk Meningkatkan Kinerja Contact Center

By |2021-12-15T09:00:49+07:00December 10th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Pelanggan merupakan faktor terpenting dalam proses bisnis perusahaan. Sehingga, banyak perusahaan berlomba untuk memberikan kepuasan maksimal untuk para pelanggan yang menggunakan produk atau jasa mereka. Selain bertujuan untuk menjaga kepercayaan para pelanggan, upaya ini juga dimaksudkan untuk mendapatkan daya tarik lebih dari calon pelanggan baru. Salah satu cara utama untuk mengupayakan pengalaman pelanggan yang baik adalah dengan memaksimalkan kinerja contact center dengan mengikuti tren yang ada.

Tren Contact Center 2022

Tren contact center 2022 saat ini memiliki fokus untuk memberikan layanan terbaik dengan memanfaatkan teknologi terbaru. Berikut ini adalah daftar tren contact center untuk 2022 dengan pemanfaatan teknologi yang harus Anda perhatikan.

Penggunaan Desktop Permudah Agen Contact Center

Selama prosesnya, karyawan contact center bukan hanya menjadi wajah utama dari perusahaan, tapi mereka juga memiliki peran utama lain sebagai pemecah masalah, manajer produk, eksekutif penjualan, konsultan, dan masih banyak lagi. Mereka diharuskan untuk bekerja keras dalam menjalani peran utama ini meskipun terkadang harus berhadapan dengan masalah kompleks yang memerlukan kesabaran, kecepatan, dan ketepatan. Salah satu upaya untuk mendukung peran utama karyawan contact center adalah dengan menyediakan desktop. Desktop ini merupakan ruang kerja yang mampu disesuaikan untuk membawa solusi dari berbagai aplikasi (CRM dan sistem pihak ketiga) dengan mudah dalam satu panel. Kemudahan ini menghilangkan adanya peralihan ke banyak layar dan menjaga karyawan Anda tetap termotivasi dan fokus untuk memberikan pengalaman terbaik untuk pelanggan.

Unified Communication

Saat ini bukan hanya contact center saja yang memiliki peran untuk memberikan pengalaman pelanggan yang maksimal, namun seluruh bagian perusahaan juga harus ambil bagian. Perusahaan Anda harus mengimplementasikan pola pikir dan budaya berpusat pada pelanggan kepada seluruh karyawan untuk mendukung karyawan contact center dan berkontribusi pada pengalaman pelanggan yang dapat meningkatkan perkembangan bisnis perusahaan Anda. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan teknologi seamless cloud-based unified communications dan contact center applications. Teknologi ini akan memudahkan karyawan contact center untuk menghubungkan karyawan pakar dari subjek masalah yang mungkin berada di tempat lain dengan pelanggan secara cepat saat diperlukan. Kemudahan lainnya adalah kemampuan untuk berkomunikasi dengan sesama karyawan melalui teks, audio, video, dan berbagai file saat menghadapi pelanggan atau proyek penting hanya dengan satu klik.

Otomatisasi Menggunakan AI

Karyawan contact center sering kali harus menghadapi berbagai hal rumit dan perlu waktu yang panjang saat sedang memberikan layanan. Di saat seperti ini, peran teknologi lain yang dapat mengotomatisasi sistem pada contact center diperlukan. Contohnya dengan implementasi Artificial Intelligence (AI) dan machine learning. Dengan menggunakan agen contact center virtual berbasis AI, perusahaan dapat menanggapi pelanggan selama 24 jam dalam 7 hari. Otomatisasi ini tetap didampingi oleh karyawan contact center jika dibutuhkan, dan sistemnya pun sudah memiliki arahan terstruktur untuk karyawan. Teknologi lain yang dapat digunakan adalah Conversational Inteligence yang otomatis menyediakan solusi dari berbagai pertanyaan atau masalah yang sering dihadapi pelanggan. Dengan otomatisasi teknologi ini, contact center dapat bekerja lebih maksimal dalam waktu yang efisien.

Implementasi Omnichannel Communication

Teknologi omnichannel communication adalah salah satu inovasi yang dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Kemudahan yang ditawarkan teknologi ini telah mengubah cara kerja proses bisnis secara keseluruhan, termasuk yang berkaitan dengan pelanggan. Pelanggan saat ini “menuntut” untuk bisa berkomunikasi dengan agen contact center yang dapat dipersonalisasikan melalui banyak channel. Pada saat seperti inilah omnichannel communication sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Omnichannel communication dapat mempertemukan pelanggan dengan standard penyampaian layanan yang mereka inginkan. Inovasi ini bekerja dengan memusatkan serta mengoptimalkan interaksi antara pelanggan dengan agen contact center. Dengan omnichannel communication, pengalaman yang didapatkan pelanggan pun akan mulus tanpa halangan dan juga konsisten dapat dilakukan di channel komunikasi manapun.

Kombinasi AI dalam IVR

Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu penggerak kemajuan teknologi saat ini. AI bukan hanya bisa digunakan sendiri, tapi juga bisa dikombinasikan ke teknologi lain untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Kemunculan teknologi AI ini telah memicu adanya inovasi teknologi lain yang disebut IVR. Penggunaan speech recogonition di IVR dipelopori oleh AI. Inovasi ini mempermudah contact center dalam mengarahkan pelanggan (penelpon) ke karyawan atau departemen terkait. Dengan ini, pelanggan akan langsung mendapatkan bantuan untuk menyelesaikan masalah mereka secara cepat dan tepat. Selain itu, sistem IVR dengan AI dapat menarik informasi atau data yang relevan untuk mempersonalisasi kebutuhan pengalaman pelanggan.

 

Mengikuti dan mengimplementasikan tren contact center adalah bentuk upaya perusahaan untuk menjaga performa dan kepercayaan pelanggan. Berkat adanya teknologi, tren yang sudah ada pun akan dapat membantu perusahaan semakin berkembang secara signifikan. Phintraco Technology termasuk bagian dari Phintraco Group siap untuk membantu perusahaan Anda untuk melakukan transformasi dan mengikuti laju perkembangan tren yang ada, khususnya pada implementasi contact center dengan teknologi terbaru.

 

Cari tahu lebih tentang contact center dan solusi pendukung lain untuk perusahaan Anda dengan menghubungi kami di marketing@phintraco.com.

 

Referensi:

https://www.avaya.com/blogs/archives/2021/11/customer_experience_trends_for_2022/

https://financesonline.com/call-center-trends/

 

Artikel terkait:

Inovasi Tren Cloud Computing 2022 Fokus Meningkatkan User Experience

By |2021-12-13T07:05:33+07:00December 3rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Teknologi cloud computing telah menjadi salah satu tren yang tetap eksis selama 2020 hingga 2021. Bahkan menurut Gartner, tren ini akan bertahan hingga 2022 dengan permintaan yang lebih tinggi lagi. Tingginya permintaan ini karena adanya perubahan sistem kerja karyawan berbasis virtual dan juga banyaknya perusahaan yang beradaptasi dengan berpusat pada layanan digital. Maka dari itu, pada tahun 2022, tren cloud computing diprediksikan mengalami pertumbuhan yang lebih cepat.

Tren Cloud Computing 2022

Cloud computing dideskripsikan sebagai sebuah teknologi yang memanfaatkan metode pengunaan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi. Perbedannya dengan penyimpanan IT trandisional adalah adanya autorisasi para pengguna untuk akses ke penyimpanan ini. Konsep cloud computing telah menciptakan minat yang besar untuk banyak perusahaan yang mencari solusi untuk kelangsungan bisnis dalam efisiensi biaya dan peningkatan skalabilitas. Dengan minat besar ini, berikut adalah beberapa tren cloud computing yang akan berlanjut hingga tahun 2022 yang harus Anda perhatikan.

Edge Computing

Sistem cloud yang terpusat tidak selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Sehingga, saat ini ada inovasi untuk menjadikan penyimpanan informasi menjadi terdesentralisasi (tidak terpusat) melalui edge computing. Selain itu, edge computing juga membantu meringkankan latensi dengan meminimalkan beban di cloud dan memungkinkan pengguna untuk mengakses cloud hanya jika diperlukan. Edge computing juga dapat menjadi solusi masalah privasi dan keamanan data pada cloud. Dengan edge computing, perusahaan Anda dapat meningkatkan produktivitas dengan menurunkan latensi, biaya, dan ancaman keamanan.

Hybrid dan Multi-Cloud

Perusahaan biasanya memiliki dua alternatif dalam hal migrasi cloud, yaitu public cloud atau private cloud. Private cloud memungkinkan perusahaan untuk menyimpan data mereka secara fleksibel dengan kecepatan transfer data yang tinggi. Sedangkan public cloud, data akan diolah oleh penyedia server (pihak ketiga) sehingga dapat menurunkan biaya infrastuktur. Kedua cloud ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karena itu, tren hybrid and multi cloud muncul untuk memberikan solusi alternatif. Hybrid cloud adalah penyimpanan yang cocok untuk mengurangi kompleksitas data besar yang sering diakses dari perangkat lokal, sambil memindahkan arsip ke penyedia public cloud. Sedangkan multi cloud adalah ketika dua public cloud dapat beroperasi bersama yang dapat mengurangi data yang dibagikan berulang.

Serverless Computing

Serverless computing juga sering disebut sebagai functions-as-a-service, yaitu cloud computing yang menawarkan kemudahan bagi perusahaan untuk menggunakan cloud computing tanpa harus menyewa server atau membayar bandwidth setiap bulan. Meskipun namanya serverless, tentu saja tidak benar-benar tanpa server. Server yang digunakan tetap ada, namun hanya ada pengadaan tingkat abstraksi lain antara pengguna dan platform. Dengan ini, pengguna tidak harus berurusan dengan konfigurasi dan hal teknis lainnya. Ada banyak keuntungan yang didapat dari serverless computing, termasuk manajemen operasional yang sederhana, tidak ada administrasi sistem, liabilitas yang rendah, dan masih banyak lagi.

Teknologi AI dalam Cloud Computing

Cloud computing berperan besar di industri teknologi yang menggunakan AI atau Artficial Intelligence. AI pun akan erat hubungannya dengan machine learning yang membutuhkan processing power dan data bandwidth yang besar. Hal tersebut karena machine learning melakukan pengolahan data dan data center berbasis cloud tersedia. AI yang biasa kita gunakan dalam pencarian Google dan sejenisnya berada di cloud, lalu machine learning mengarahkan data traffic dari data center ke device. Perkembangan dan evolusi cloud serta AI saling terkait erat , sehingga akan terus berkembang selama tahun 2022 hingga masa yang akan datang. Tren kuat dalam AI akan memunculkan algoritma yang kreatif. Machine learning dapat membuat apa saja mulai dari seni hingga data sintetis untuk melatih AI meningkatkan akurasi yang dapat dipahami oleh manusia pada umumnya. Cloud computing akan sangat berperan dalam memberikan layanan tersebut kepada pengguna serta membangun infrastruktur yang layak untuk menghasilkan tingkat akurasi yang tepat.

 

Beberapa tren di atas diyakini akan memiliki peran penting dalam tren cloud computing yang lebih luas dalam menghasilkan user experience baru. Invoasi tren cloud cumputing perlahan menjadi sebuah invoasi yang dapat diakses di seluruh sistem dan lanskap digitalnya hingga dapat memudahkan para pengguna. Tidak dapat disangkal bahwa perkembangan cloud computing telah mengubah penggunaan IT untuk bisnis perusahaan. Pastikan perusahaan Anda bisa mengikuti perkembangan ini untuk mendapat hasil yang lebih maksimal.

 

Hubungi kami di marketing@phintraco.com jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai tren cloud computing dan penerapannya untuk perkembangan bisnis Anda.

 

Referensi:

https://www.gartner.com/en/information-technology/insights/top-technology-trends

https://www.forbes.com/sites/bernardmarr/2021/10/25/the-5-biggest-cloud-computing-trends-in-2022/?sh=46b6fa572267

https://mticollege.edu/blog/technology/cloud-computing-trends/

 

Artikel terkait:

Tren Teknologi Tahun 2022 Versi Gartner, Bantu Pertumbuhan Bisnis Anda

By |2021-11-26T06:53:52+07:00November 26th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Pandemi COVID-19 diprediksi akan tetap berlanjut hingga 2022, serta masih akan berdampak pada kehidupan masyarakat terutama untuk sektor ekonomi dan bisnis. Perkembangan teknologi yang terjadi selama pandemi telah mendorong para pelaku bisnis dan ekonomi untuk mampu bertahan dan mengejar laju transformasi serta bersaing di industri. Urgensi ini lah yang menginisiasi tren teknologi tahun 2022 untuk semakin fokus pada mengukir perubahan dan mempercepat pertumbuhan di bagian ekonomi dan bisnis.

Tren Teknologi Tahun 2022

Tuntutan bisnis untuk mencapai pertumbuhan melalui hubungan atau koneksi dengan pelanggan akan disorot dalam setiap tren teknologi tahun 2022 berdasarkan Gartner. Berikut adalah 7 tren teknologi tahun 2022, di antaranya:

1.      Total Experience (TX)

Sama seperti tren teknologi tahun 2021, total experience (TX) diprediksikan akan menjadi tren teknologi tahun 2022. TX adalah salah satu pendekatan untuk meningkatkan seluruh rangkaian manajemen pelanggan dan karyawan perusahaan. Customer experience (CX), employee experience (EX), user experience (UX), dan multi-experience (MX) adalah bagian dari TX. TX memiliki tujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan serta karyawan. Proses bisnis hasil dari TX yang adaptif dan fleksibel akan meningkatkan penjualan dan laba dari perusahaan. Pengimplementasian solusi Human Capital Management (HCM), Customer Relationship Management (CRM), dan Unifed Communication merupakan salah satu bentuk menjejaki dan mengekspresikan tren TX dalam perusahaan. Solusi-solusi yang berkaitan dengan total experience, dapat Anda konsultasikan bersama Phintraco Technology, MitraComm Ekasarana, dan Phintraco Consulting.

2.      Cloud-Native Platform (CNP)

Transformasi digital mendorong hampir semua sistem untuk bisa diakses di mana saja dan kapan saja. Maka dari itu, tren teknologi tahun 2022 kedepannya perusahaan harus beralih dari cara pemindahan tradisional ke CNP untuk menyediakan kemampuan digital yang efektif dan fleksible. CNP memanfaatkan fitur utama komputasi cloud untuk menawarkan kemampuan IT yang skalabel dan fleksibel kepada pengguna teknologi yang memanfaatkan internet, sehingga menghasilkan waktu yang diperlukan lebih cepat dan biaya yang lebih rendah. Pengimplementasian solusi Google Cloud Platform (GCP) yang disediakan PhinCon merupakan salah satu bentuk menjejaki dan mengekspresikan tren CNP dalam perusahaan.

3.      Distributed Enterprise

Tahun 2022 masih marak melakukan pola kerja remote dan hybrid. Tren teknologi tahun 2022 nantinya, perusahaan dengan sistem office-centered perlahan-lahan beralih menjadi distributed enterprise. Distributed enterprise menggunakan layanan cloud, telekomunikasi nirkabel dan seluler, serta WAN berkecepatan tinggi untuk dapat menghubungkan kantor pusat dengan cabang. Perusahaan dapat melakukan pengambilan keputusan real-time dengan distributed enterprise karena semua aset dapat diakses tanpa melalui sentral data terpusat. Distributed enterprise dapat memastikan bahwa lokasi aset yang berbeda dapat diakses dengan aman tanpa menambahkan kerumitan dalam prosesnya. Jika perusahaan Anda ingin mengimplementasikan Distributed Enterprise, perusahaan Anda dapat bekerja sama dengan Phintraco Technology yang bergerak di bidang IT Infrastructure.

4.      Cybersecurity Mesh

Akhir 2021 masih dihebohkan dengan permasalahan serangan siber. Cybersecurity Mesh masih akan menjadi tren teknologi tahun 2022. Cybersecurity mesh merupakan integrasi keamanan yang menunggunakan jaringan lebih luas daripada covert computation, yang berfokus pada keamanan data. Cybersecurity mesh adalah pendekatan yang melindungi setiap perangkat satu per satu dengan perimeternya. Cara ini memungkinkan tim IT untuk melacak dan memantau tingkat akses yang berbeda dengan lebih baik ke berbagai bagian jaringan. Selain itu, cybersecurity mesh juga memungkinkan siapa saja untuk mengakses aset digital di mana pun dengan aman. Pengimplementasian solusi Customer Identity and Access Management (CIAM), Identity and Access Management (IAM), dan Privileged Access Management (PAM) merupakan salah satu bentuk menjejaki dan mengekspresikan tren CNP dalam perusahaan. Solusi-solusi tersebut tersedia di Aplikas Servis Pesona.

5.      Hyperautomation

Hyperautomation merupakan sebuah pendekatan yang menggunakan teknologi modern dan canggih seperti artificial intelligence (AI), machine learning (ML), dan robotic process automation (RPA) untuk mengotomasi banyak proses bisnis yang biasanya dilakukan oleh manusia. Penggunaan hyperautomation masih akan menjadi tren teknologi tahun 2022. Perlu digarisbawahi bahwa pengimplementasian hyperautomation tidak berarti mengganti semua pekerjaan yang dilakukan manusia, namun lebih ke memberikan bantuan dan mempermudah pekerjaan agar karyawan bisa lebih fokus kepada hal yang lebih berharga dan penting bagi perusahaan. Pengimplementasian solusi Robotic Process Automation (RPA) yang disediakan PhinCon merupakan salah satu bentuk menjejaki dan mengekspresikan tren hyperautomation dalam perusahaan.

6.      Privacy-Enhancing Computation (PEC)

Privacy-enhancing computation (PEC) akan menjadi tren teknologi tahun 2022 karena keamanan digital akan semakin penting di masa yang akan datang. Menggunakan Privacy-enhancing computation (PEC) akan mengamankan data digital yang sedang digunakan sambil mempertahankan privasi atau kerahasiaannya. Karena prosesnya dilakukan secara bersamaan, maka sistem ini dapat meminimalisir waktu yang digunakan lebih banyak. Teknik yang ada di sistem ini biasanya sulit dicapai dengan pendekatan keamanan yang konvensional. Maka dari itu, PEC sangat diperlukan oleh perusahaan untuk meningkatkan keamanan dan privasi informasi yang bersifat pribadi dan sensitif dalam waktu yang efisien. Pengimplementasian solusi Privileged Access Management (PAM), Security Information and Event Management (SIEM), Network Traffic Analytic, Data Loss Prevention, Fraud Analytic, dan Identity Governance and Administration merupakan salah satu bentuk menjejaki dan mengekspresikan tren PEC dalam perusahaan. Anda dapat menghubungi Phintraco Technolgy dan Aplikas Servis Pesona jika ingin mengimplementasikan PEC di perusahaan Anda.

7.      Generative Artificial Intelligence (AI)

Generative AI adalah salah satu pendekatan AI yang paling menonjol dan efektif di pasaran. Generative AI mengacu pada algoritma kecerdasan buatan yang memungkinkan pengguna untuk membuat konten baru, unik, dan logis dengan memanfaatkan konten atau objek dari data yang ada. Generative AI dapat digunakan untuk tujuan yang berbeda, termasuk mengembangkan software code, memfasilitasi penelitian medis, dan pemasaran bisnis yang ditargetkan. Namun, inovasi ini juga dapat disalahgunakan untuk penipuan, penggelapan, dan tindakan kriminal lainnya. Pengimplementasian solusi AI dapat Anda konsultasikan bersama PhinCon yang merupakan perusahaan IT Consulting and services.

 

Dari ketujuh tren teknologi teratas yang telah dijelaskan, apakah perusahaan Anda saat ini sudah mempunyai sistem yang mumpuni untuk mengimbangi tren teknologi tahun 2022? Jika Anda masih mengevaluasi kesiapan sistem perusahaan dan ingin mencari tahu informasi lebih banyak lagi, Anda dapat menghubungi kami, Phintaro Group. Phintraco Group dan setiap anak perusahaannya akan selalu siap untuk ikut ambil bagian dari transformasi teknologi yang ingin dicapai perusahaan Anda untuk meningkatkan customer experience agar bisa mengikuti tren yang ada.

 

Hubungi kami melalui email di marketing@phintraco.com untuk mengetahui solusi teknologi yang tepat untuk perusahaan Anda.

 

Referensi:

https://www.gartner.com/en/newsroom/press-releases/2021-10-18-gartner-identifies-the-top-strategic-technology-trends-for-2022

Tren Teknologi di Tahun 2021 Versi Gartner, Banyak Istilah Baru yang Mungkin Belum Anda Ketahui

By |2021-07-25T20:55:01+07:00December 3rd, 2020|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Teknologi sangat erat kaitannya dengan aktivitas bisnis di era digital saat ini. Terlebih sepanjang tahun 2020, telah terjadi perubahan kebiasaan baru dalam dunia bisnis, yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Hampir seluruh perusahaan melakukan transformasi digital dengan laju yang cukup kencang serta rentang waktu yang cukup singkat, agar target bisnisnya dapat tetap tercapai meski masyarakat masih hidup berdampingan dengan Covid-19.

Gartner[1] telah merilis tren teknologi di tahun 2021 yang sebagian besar kemunculannya dilatarbelakangi oleh kebutuhan bisnis di masa pandemi Covid-19. Dikutip dari Gartner, sejumlah tren teknologi di tahun 2021 ini perlu dikembangkan dalam suatu perusahaan agar dapat menyesuaikan kebiasaan baru dalam dunia kerja dan bisnis di masa depan. Apa saja tren teknologi tahun di 2021? Berikut penjelasannya!

1. Tren teknologi di tahun 2021: Internet of Behavior (IoB)

Pertama, Gartner memprediksi IoB sebagai salah satu tren teknologi yang akan berkembang di tahun 2021. IoB adalah tren menggunakan data untuk memahami perilaku, minat dan preferensi pelanggan yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan bisnis di masa yang akan datang.

IoB dapat mengumpulkan, menggabungkan, dan memproses data dari banyak sumber, seperti: Data pelanggan, data warga yang diolah oleh sektor publik dan badan pemerintah, media sosial, penyebaran domain publik dari facial recognition, dan pelacakan lokasi. Meningkatnya kecanggihan teknologi yang dapat memproses data menjadi insight berharga memungkinkan tren IoB berkembang di tahun 2021.

IoB memungkinkan fleksibilitas yang dibutuhkan bisnis agar mampu mengatasi perubahan tak terduga yang disebabkan oleh Covid-19 dan keadaan ekonomi dunia saat ini. Perusahaan dapat mengimplementasi big data analytics untuk mengikuti tren IoB ini.

2. Tren teknologi di tahun 2021: Total experience

Total experience menggabungkan multiexperience, customer experience, employee experience dan user experience untuk transformasi bisnis. Tujuannya adalah mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas “experience” karyawan dan pelanggan.

Jika perusahaan mampu meningkatan kualitas pengalaman-pengalaman tersebut secara bersamaan, diharapkan perusahaan dapat lebih unggul dari persaingan bisnis, serta menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. 

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Customer Relationship Management (CRM), Human Capital Management (HCM), dan Unified Communication.

3. Tren teknologi di tahun 2021: Privacy-enhancing computation

Privacy-enhancing computation menghadirkan tiga solusi teknologi yang dapat melindungi data saat sedang digunakan. Yang pertama, menyediakan lingkungan tepercaya untuk memproses dan menganalisa data sensitif. Yang kedua, melakukan proses dan analisa dengan cara yang terdesentralisasi. Yang ketiga, mengenkripsi data dan algoritma sebelum diproses atau analisa.

Tren ini memungkinkan perusahaan untuk berkolaborasi dalam suatu pekerjaan atau proyek dengan siapa saja, bahkan dengan kompetitor sekalipun, tanpa perlu mengorbankan keamanan data perusahaan. Tren ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan berbagi data yang banyak terjadi dalam dunia bisnis saat ini, dengan tetap memastikan privasi dan keamanannya.

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi beberapa solusi keamanan IT yaitu Security Information and Event Management (SIEM), Privileged Access Management (PAM), Data Loss Prevention, Network Traffic Analytic, Fraud Analytic, dan Identity Governance and Administration.

4. Tren teknologi di tahun 2021: Distributed cloud

Distributed cloud adalah layanan cloud yang didistribusikan ke berbagai lokasi fisik, namun operasional dan tata kelolanya tetap menjadi tanggung jawab public cloud providerTarget distributed cloud adalah mengurangi data costs, dan patuh pada peraturan mengenai data yang harus tetap berada di lokasi tertentu.

5. Tren teknologi di tahun 2021: Anywhere operations

Anywhere operations adalah model operasional perusahaan dimana proses bisnisnya dapat diakses dan beroperasi dari lokasi mana pun (karyawan, partner bisnis, dan pelanggan dapat bekerja sama dari tempat yang berbeda tanpa memerlukan kontak fisik).

Anywhere Operations sangat erat kaitannya dengan istilah digital first dan remote first.  Saat ini sudah ada perusahaan yang menerapkan tren Anywhere Operations, seperti yang banyak diterapkan oleh industri perbankan. Nasabah yang ingin bertransaksi hingga membuka akun rekening bank tidak perlu datang langsung ke cabang dan melakukan interaksi secara fisik. Penggunaan teknologi membuat kebutuhan tersebut dapat ditangani secara virtual oleh pihak bank.

Dengan adanya Anywhere Operations ini, bukan berarti keberadaan kantor fisik tidak dibutuhkan, hanya saja pemanfaatan teknologi memang sudah saatnya harus dimanfaatkan agar perusahaan dapat selalu memenuhi kebutuhan pelanggan apa pun situasinya.

6. Tren teknologi di tahun 2021: Cybersecurity mesh

Cybersecurity mesh adalah pendekatan arsitektur terdistribusi untuk mengontrol keamanan siber perusahaan yang dapat diukur efektivitasnya, fleksibel, dan andal. Tren ini adalah perimeter keamanan untuk menjaga identitas seseorang atau sesuatu secara lebih responsif dan proaktif.

Untuk mengikuti tren ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Identity and Access Management (IAM), Privileged Access Management (PAM), dan Customer Identity and Access Management (CIAM).

7. Tren teknologi di tahun 2021: Intelligent composable business

Intelligent composable business adalah bisnis yang mengoptimalkan penggunaan teknologi agar dapat cepat beradaptasi sesuai kondisi. Dengan menjalankan tren ini, perusahaan dapat menjalankan bisnis dengan agile dan menggunakan data yang tersedia untuk mengambil keputusan dengan cepat.

Untuk mengikuti tren yang satu ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Enterprise Resource Planning (ERP) dan Customer Relationship Management (CRM).

8. Tren teknologi di tahun 2021: Hyperautomation

Hyperautomation merupakan sebuah gagasan untuk mengotomasi segala proses bisnis yang dapat diotomasi. Hyperautomation bertujuan untuk mempercepat berjalannya proses bisnis, menyelesaikan issue yang sering muncul akibat proses bisnis yang rumit, dan mengoptimalkan kinerja perusahaan.

Agar dapat mengembangkan bisnis secara konsisten, perusahaan membutuhkan efisiensi dan kecepatan proses yang mengikuti perkembangan teknologi masa kini. Jika tidak fokus pada faktor tersebut, perkembangan bisnis akan terhambat dan jauh tertinggal dalam persaingan.

Untuk mengikuti tren teknologi ini, perusahaan dapat mengimplementasi solusi Robotic Process Automation.

Setelah mengetahui ke-8 tren teknologi di tahun 2021 yang diprediksi oleh Gartner, sudahkah Anda dapat menilai sejauh mana persiapan perusahaan Anda terhadap kebutuhan teknologi di tahun 2021 yang akan segera tiba?

Phintraco Group sebagai perusahaan penyedia solusi dan layanan IT di Indonesia, akan selalu siap dan aktif membantu pelanggan menerapkan penggunaan teknologi secara tepat yang dapat disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan agar dapat meningkatkan perkembangan perusahaan di masa depan, terutama dengan adanya perubahan yang muncul akibat pandemi Covid-19. Menjelang tahun 2021, sudah saatnya perusahaan segera mempersiapkan kebutuhan teknologi demi bisnis yang lebih baik di tahun yang akan datang.

 

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Catatan kaki:

[1] Gartner adalah perusahaan penelitian dan penasihat di bidang teknologi informasi dan komunikasi terkemuka di dunia – https://www.gartner.com/en

 

Sumber:

https://www.gartner.com/smarterwithgartner/gartner-top-strategic-technology-trends-for-2021/

 

Artikel terkait:

Tren Teknologi yang Akan Berkembang di Tahun 2020

By |2021-07-25T21:01:13+07:00November 5th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , |

Tren teknologi terus berkembang setiap tahunnya. Teknologi yang ada akan menentukan masa depan perkembangan industri sepanjang tahun. Karena peran teknologi sangat krusial bagi berlangsungnya sebuah bisnis, maka penting bagi pelaku bisnis untuk mengetahui tren teknologi di setiap tahun dan juga fungsinya. Dikutip dari Gartner, berikut adalah tren teknologi yang akan berkembang di tahun 2020:

  1. Multiexperience

Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Gartner, karena beragam jenis aplikasi terus bermunculan, ini mengubah cara user berinteraksi di dunia digital. Meningkatnya berbagai jenis perangkat dan pengembangan aplikasi yang terus dilakukan menyebabkan munculnya istilah multiexperience

User experience akan mengalami perubahan yang signifikan. Cara user berinteraksi dengan dunia digital akan lebih beragam. Platform percakapan akan mengubah cara orang berinteraksi dengan dunia digital. Di tahun 2020, Virtual reality (VR), Augmented Reality (AR) dan Mixed Reality (MR) adalah teknologi yang tergabung dan mengubah cara orang berinteraksi di dunia digital.

  1. Transparency dan Traceability

Pelanggan semakin sadar bahwa informasi pribadi sangat berharga dan harus dijaga. Aturan pemerintah yang menerapkan undang-undang terkait data pribadi juga membuat organisasi harus semakin memperhatikan tentang pengelolaan data pribadi pelanggan. Maka, strategi transparency dan traceability adalah elemen penting untuk menjaga informasi pribadi pelanggan.

Transparency dan traceability adalah strategi yang digunakan untuk menentukan serangkaian sikap, tindakan, dan teknologi serta pendukung lain yang dirancang untuk memenuhi persyaratan peraturan, mempertahankan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi canggih lainnya, yang berguna untuk meningkatkan rasa kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

  1. The Empowered Edge

Empowered edge adalah istilah dalam IT yang digunakan untuk proses sentralisasi komputasi yang didistribusikan ke jaringan, end user dan perangkat end user. Empowered edge merupakan kunci utama dalam manajemen perangkat di era Cloud dan Big Data.

  1. Distributed Cloud

Distributed cloud adalah distribusi layanan public cloud ke lokasi yang berbeda, sementara penyedia layanan public cloud itu sendiri bertanggung jawab untuk mengoperasikan, mengelola, memperbarui, dan meningkatkan layanan. Strategi teknologi ini mengarah pada era baru cloud computing.

  1. AI Security

Penerapan artificial intelligence (AI) dan machine learning yang digunakan perusahaan untuk pengambilan keputusan dalam bisnis ternyata menciptakan masalah baru bagi perusahaan. Potensi serangan terhadap IoT, cloud computing, dan microservices meningkat karena hal ini. Maka dari itu, perusahaan harus fokus untuk melindungi sistem yang didukung oleh AI, dan memastikan penggunaan sistem yang didukung oleh AI tidak dimasuki dan disalahgunakan oleh hacker.

Setelah membaca artikel ini, sudahkah Anda dapat menilai sejauh mana persiapan perusahaan Anda terhadap kebutuhan teknologi di tahun 2020 yang akan segera tiba?

Phintraco Group sebagai perusahaan penyedia solusi IT terkemuka untuk perusahaan Indonesia, dapat membantu perusahaan menerapkan penggunaan teknologi secara maksimal agar dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan di masa depan. Menjelang tahun 2020, sudah saatnya bagi perusahaan untuk mempersiapkan untuk mengimplementasi tren teknologi secara maksimal mulai dari sekarang.

Sumber:

https://www.gartner.com/en/newsroom/press-releases/2019-10-21-gartner-identifies-the-top-10-strategic-technology-trends-for-2020

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Go to Top