3 Jenis Cyber Threat Intelligence

By |2021-11-19T08:27:04+07:00November 17th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Hampir setiap sektor bisnis saat ini bergantung pada teknologi digital. Otomatisasi dan peningkatan konektivitas telah mengubah institusi ekonomi dan budaya dunia. Selain itu, perkembangan dan ketergantungan teknologi juga telah mengekspos sistem pada risiko serangan siber. Salah satu elemen terpenting dari solusi keamanan siber adalah cyber threat intellegence. Meskipun tidak bisa menjadi satu-satunya kunci untuk semua masalah keamanan siber, cyber threat intelligence masih dianggap sebagai alat penting untuk mendeteksi, pencegahan, dan manajemen ancaman.

Jenis Cyber Threat Intelligence

Cyber threat intelligence telah mengubah cara pengelolaan keamanan di seluruh dunia. Threat intelligence adalah pengumpulan, pemrosesan, dan analisis data. Solusi ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, target, dan pola serangan pelaku penjahat siber. Cyber threat intelligence memungkinkan perusahaan membuat keputusan keamanan yang didukung data dengan lebih detail dan pelacakan lebih cepat terhadap pelaku ancaman. Cyber threat intelligence terdiri dari beberapa jenis. Akan sangat bermanfaat untuk memahami berbagai jenisnya, pengaplikasian untuk memutuskan, dan memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Berikut adalah bagaimana jenis cyber threat intelligence diklasifikasikan:

1.      Strategic Threat Intelligence

Threat intelligence untuk tujuan strategis bersifat non-teknis. Tujuannya adalah untuk membantu para pengambil keputusan memahami threats yang dibawa oleh serangan siber ke perusahaan mereka. Strategic threat intelligence menjelaskan motivasi dan alasan di balik serangan siber, dengan fokus pada penentuan siapa yang berada di balik ancaman tertentu dan mengapa mereka tertarik pada perusahaan atau industri tertentu. Pengumpulan dan pemrosesan data ini sulit dilakukan secara manual, dan jika disalahpahami, maka akan menghasilkan keputusan bisnis yang tidak baik untuk perusahaan. Oleh karena itu, sebuah solusi threat intelligence yang mengotomatiskan pengumpulan dan pemrosesan data sangat diperlukan untuk meringankan beban ini dan memungkinkan analis dengan pengetahuan terbatas untuk bekerja lebih efisien.

2.      Tactical Threat Intelligence

Taktik, metode, dan prosedur pelaku ancaman siber dijelaskan dalam tactical threat intelegence. Solusi ini membantu dalam menentukan bagaimana dan di mana serangan untuk memahami secara spesifik serangan siber. Tactical threat intelegence adalah data teknis yang sering diberikan dalam bentuk laporan vendor. Laporan vendor keamanan sering kali merupakan sumber analisa yang paling nyaman dan lengkap. Hal tersebut mencakup laporan yang sangat detail mulai dari mengenai jalur serangan, alat, dan infrastruktur yang digunakan penyerang, seperti kerentanan mana yang menjadi sasaran dan eksploitasi mana yang digunakan penyerang, serta metode dan alat apa yang mereka gunakan untuk menghindari atau menunda deteksi. Solusi tactical threat intelligence sangat diperlukan untuk bisa mengintegrasikan semua data ini antar jaringan dengan lebih mudah dan aman.

3.      Operational Threat Intelligence

Operational threat intelligence adalah informasi tentang serangan masuk tertentu yang dapat digunakan untuk membuat keputusan, hampir sama seperti jenis lainnya. Namun, threat intelligence ini memberikan detail tentang jenis serangan, identitas dan kemampuan penjahat siber, dan perkiraan kapan serangan akan memengaruhi perusahaan. Threat intelligence ini juga melakukan pelacakan operasi dan pembuatan profil pelaku penjahat siber untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang penyerang. Mengumpulkan operational threat intelligence adalah tugas yang sulit karena karakternya yang unik. Akibatnya, analis menghadapi beberapa hambatan dalam pekerjaannya untuk mengumpulkan intelijen. Banyak dari tantangan ini dapat diatasi saat mengembangkan operational threat intelligence yang efektif, maka pengimplementasian solusi operational threat intelligence yang mengandalkan metode machine learning untuk pengumpulan data secara otomatis dalam skala besar sangat diperlukan.

 

Setelah mengetahui ketiga jenis cyber threat intelligence, sekarang Anda jadi tahu apa pentingnya solusi threat intelligence untuk perusahanan Anda. Threat intelligence solution adalah salah satu solusi yang ditawarkan Aplikas Servis Pesona. Anda bisa bekerja sama dengan Aplikas Servis Pesona, untuk mendapatkan threat intelligence solution yang efektif.

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk info lebih lanjut mengenai solusi threat intelligence.

 

Referensi:

https://www.threatintelligence.com/

https://www.malwarepatrol.net/three-types-of-cyber-threat-intelligence/

https://www.crowdstrike.com/cybersecurity-101/threat-intelligence/

https://www.recordedfuture.com/threat-intelligence/

 

Artikel terkait:

Saatnya Gunakan Threat Intelligence untuk Tingkatkan Keamanan Siber

By |2021-11-19T08:26:03+07:00November 15th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Jenis serangan siber yang muncul di dunia maya semakin beragam. Untuk mencegah terjadinya serangan siber, perusahaan Anda tidak cukup hanya melakukan deteksi threat. Deteksi threat secara real-time dibutuhkan karena serangan siber dapat menyerang perusahaan Anda kapan saja dan di mana saja. Saat ini, untuk meningkatkan keamanan siber perusahaan, dapat menggunakan solusi Threat Intelligence. Apa itu Threat Intelligence? Mengapa penting untuk perusahaan menggunakan solusi Threat Intelligence untuk meningkatkan keamanan siber perusahaan Anda? Mari kita bahas lebih lengkap mengenai Threat Intelligence dan manfaat pentingnya solusi Threat Intelligence untuk perusahaan Anda.

Penjelasan Threat Intelligence

Threat Intelligence mengatasi serangan siber berdasarkan data yang dikumpulkan untuk dapat mengetahui motif, target serangan siber, dan perilaku dari penjahat siber. Pengambilan keputusan terkait keamanan siber akan jadi lebih cepat dengan menggunakan solusi Threat Intelligence karena memiliki informasi lengkap mengenai penjahat siber. Perusahaan dapat menggunakan data perilaku penjahat siber untuk memunculkan strategi untuk melawan penjahat siber.

Pentingnya Menggunakan Threat Intelligence

Serangan siber semakin berkembang menjadi tidak terlihat. Untuk mengatasinya, banyak perusahaan fokus pada kasus-kasus dasar untuk menghadapi serangan siber, seperti pada network, IPS, firewall, dan SIEM. Banyak perusahaan kurang mengetahui bahwa ada solusi Threat Intelligence yang secara signifikan dapat memperkuat keamanan siber perusahaan. Threat Intelligence mampu mengenali perilaku penjahat siber sehingga ciri-ciri threat pun dapat dikenali oleh perusahaan. Kemampuan ini sangat berguna serta membantu tim keamanan siber perusahaan Anda membuat keputusan lebih baik karena dapat mengungkap motif penjahat siber serta taktik, teknik, dan prosedur (TTPs) yang biasa digunakan penjahat siber. Tim keamanan siber pun akan bertindak sesuai dengan data yang tertera dan mampu mengurangi resiko dan menjadi lebih efisien karena keputusan yang diambil berdasarkan data akan mempercepat proses pengambilan keputusan.

Fitur Threat Intelligence

Setelah mengetahui apa itu Threat Intelligence dan mengapa Threat Intelligence penting untuk perusahaan Anda, selanjutnya adalah mengenal Threat Intelligence lebih dalam. Fitur-fitur Threat Intelligence lebih rinci adalah sebagai berikut:

  1. Menginvestigasi secara otomatis

Threat Intelligence mampu menginvestigasi threat secara otomatis. Perlindungan endpoint akan menjadi lebih terlindungi karena beberapa analisis seperti analisis sandbox malware, malware search, dan threat intelligence berada dalam satu solusi yaitu solusi Threat Intelligence.

  1. Memiliki Indicators of Compromise (IOCs)

Indicators of compromise (IOCs) memungkinkan perusahaan untuk memvisualisasikan hubungan antara IOC, penjahat siber, dan endpoint perusahaan. Pertahanan perusahaan akan semakin kuat karena dibuat dengan IOC melalui observed malware. Perusahaan Anda juga dapat mengatur pertahanan dengan solusi kemanan yang ada.

  1. Mendapatkan akses profil penajahat siber

Solusi Threat Intelligence memiliki profil penjahat siber dari berbagai negara dengan lebih dari 130 profil. Perusahaan Anda akan terhindar dari berbagai serangan siber karena solusi Threat Intelligence juga mampu mengidentifikasi penjahat siber yang fokus menyerang bisnis, wilayah, atau industri yang digeluti oleh perusahaan Anda. Solusi Threat Intelligence juga mampu mengenali tujuan dan memprediksi langkah yang diambil oleh penjahat siber. Perusahaan Anda akan mampu bertindak sebelum penjahat siber menyerang.

  1. Integrasi endpoint

Menggunakan solusi Threat Intelligence tidak memerlukan perangkat tambahan, sehingga perusahaan Anda akan menjadi lebih efisien dengan kinerja yang maksimal.

Setelah mengetahui apa itu Threat Intelligence dan manfaatnya untuk perusahaan Anda, saatnya gunakan Threat Intelligence untuk tingkatkan keamanan siber. Perusahaan Anda dapat berkonsultasi dengan Aplikas Servis Pesona untuk membahas implentasi solusi Threat Intelligence untuk perusahaan Anda. Aplikas Servis Pesona merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang bergerak di bidang IT Security. Berbagai solusi keamanan IT disediakan oleh Aplikas Servis Pesona, salah satunya adalah solusi Threat Intelligence.

 

Hubungi kami melalui email marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai solusi Threat Intelligence.

 

Referensi:

https://www.crowdstrike.com/cybersecurity-101/threat-intelligence/

https://www.crowdstrike.com/endpoint-security-products/falcon-x-threat-intelligence/

https://www.crowdstrike.com/blog/adam-meyers-podcast-on-importance-of-threat-intelligence-in-cybersecurity/

 

Artikel terkait:

Penggunaan API Management untuk Perusahaan di Industri Kesehatan

By |2021-11-10T06:18:13+07:00November 5th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

API atau Application Programming Interfaces memiliki peran penting dalam segala jenis industri, termasuk juga Industri kesehatan.  Seperti yang kita tahu, saat ini layanan kesehatan sudah mulai menerapkan teknologi untuk memudahkan pasien dan juga tenaga kesehatan. Contohnya ketika pasien berkonsultasi dengan dokter, manajemen rumah sakit bekerja sama dengan para mitra, layanan pendukung pasien, perusahaan asuransi, dan berbagai macam cara memanfaatkan data resources. Semua itu berkat API , yang memungkinkan perusahaan di industri kesehatan menciptakan inovasi baru, meningkatkan layanan yang ada, dan dapat membuat perusahaan bekerja lebih efisien.

API tidak akan bekerja maksimal tanpa API Management, sehingga ketika kita membahas mengenai penggunaan API untuk perusahaan di industri kesehatan, secara tidak langsung dibutuhkan API Management di dalamnya. Memiliki API untuk perusahaan dalam industri kesehatan dapat meningkatkan layanan terhadap pasien dan menciptakan cara baru bagi pengembang aplikasi untuk terlibat dan terhubung dengan pasien melalui perangkat apapun. Hal tersebut dapat mempermudah kinerja karyawan dan mitra perusahaan karena berhasil membuat sistem operasi menjadi lebih simple dan memberikan kualitas perawatan yang lebih baik kepada pasien. Pelayanan pasien dengan proses yang cepat menjadi prioritas utama dalam industri kesehatan karena menghadapi keberlangsungan hidup seseorang sehingga penerapan strategi API yang maksimal menjadi suatu keharusan.

Penggunaan API Management untuk Perusahaan di Industri Kesehatan

Pada umumnya, proses adminstrasi rumah sakit memiliki cara yang rumit. Hal tersebut karena kondisi pasien harus dengan jelas dan terdata secara terperinci oleh rumah sakit. Hal tersebut membuat perusahaan di industri kesehatan sangat membutuhkan API dan API Management agar dapat membuat proses kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat. Berikut adalah contoh penggunaan API untuk perusahaan di industri kesehatan:

  • Dokter dan pasien saling terhubung

API dapat memudahkan perusahaan di industri kesehatan terhubung dengan dokter dan pasien. Menggunakan API dapat membuat perusahaan di industri kesehatan mengaktifkan akses melalui website atau perangkat seluler ke alat diagnostik pasien. Hal tersebut mampu mempercepat layanan sehingga informasi kesehatan pasien dapat diperoleh dengan lebih cepat dan mudah. API juga dapat memfasilitasi pencatatan dan pengelolaan data yang dilaporkan oleh dokter, sehingga mampu menjalankan analisis perawatan kesehatan pasien untuk membantu membuat keputusan meningkatkan efisiensi dan memangkas biaya.

  • Menyederhanakan sistem operasi perawatan kesehatan

Tidak hanya layanan antara dokter dan pasien, penggunaan API juga dapat menyederhanakan sistem operasi untuk tenaga kesehatan lain. API dapat digunakan untuk mengintegrasikan berbagai catatan dengan rumah sakit lain dan kantor medis di daerah sekitar untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan sehingga tenaga medis dapat fokus pada perawatan pasien. Hal tersebut juga dapat mengurangi biaya lembur karena masalah penyimpanan dokumen yang rumit. API juga dapat mempermudah dpkter mengakses dokumen penelitian kesehatan terkini sehingga dapat mendiagnosis pasien dengan lebih cepat dan tepat. Penggunaan API yang lebih canggih juga dapat menghubungkan rumah sakit dengan pihak asuransi terkait agar mencegah kesalahan penagihan. Hal ini dapat meningkatkan pengalaman pelanggan terhadap rumah sakit.

Konsultasikan API Magement Perusahaan Anda bersama PhinCon

Setelah mengetahui penggunaan API untuk kemajuan pelayanan perusahaan di industri kesehatan membuat kita menjadi paham akan pentingnya API Management pada industri kesehatan. Dan kini saatnya bagi anda untuk mengambil langkah awal dengan berkonsultasi mengenai API Management bersama PhinCon. PhinCon, merupakan anak perusahaan Phintraco Group yang melayani IT consulting and services company, dengan salah satu solusi yang ditawarkan PhinCon adalah API Management.

 

Hubungi kami di marketing@phintraco.com para tenaga ahli Phincon siap membantu anda dalam penerapan API sesuai kebutuhan bisnis Anda.

 

 

Referensi:

https://www.mulesoft.com/platform/api-management

 

Artikel terkait:

Tingkatkan Customer Experience dengan API Management

By |2021-11-10T06:14:09+07:00November 3rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Perkembangan teknologi yang pesat saat ini telah mendorong masyarakat untuk bisa mengikuti kecepatan transformasi di era digital. Masyarakat yang semakin terbiasa dengan transformasi ini pun pada akhirnya memiliki ekspektasi khusus terhadap jasa atau barang yang akan mereka gunakan. Masyarakat yang menjadi pelanggan ini merupakan faktor paling penting dalam sebuah proses bisnis. Maka, perusahaan harus bisa mengambil langkah yang tepat untuk bisa memenuhi ekspektasi customer experience yang semakin tinggi karena adanya transformasi.

Proses bisnis saat ini banyak beralih dari web ke aplikasi untuk bisa mendapatkan akses yang lebih mudah dan cepat. Perusahaan yang mengimplementasikan penggunaan aplikasi dalam strategi bisnis mereka harus bisa mempertimbangkan bagaimana berbagai channel terkait bisa berkomunikasi dengan baik dan bisa memberikan customer experience yang unggul. Perusahaan harus dapat mengumpulkan, menganalisis, dan mengelola data secara tepat waktu dan aman untuk memberikan customer experience yang baik di seluruh channel yang tertaut. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menggunakan solusi API Management. Berikut adalah tiga manfaat paling signifikan dari solusi API management dalam hal meningkatkan pengalaman pelanggan:

1.      Keamanan data

Perusahaan dapat mengamankan channel tertaut dan data pelanggan dengan lebih baik dari ancaman dan pelanggaran siber dengan menggunakan solusi API Management. Untuk memastikan keamanan ini, solusi API Management akan menerapkan otentikasi multifaktor (multifactor authentication) melalui sistem API yang terstandarisasi dengan sistem penyedia identitas eksternal. Selain itu, solusi API Management akan melakukan pembatasan kecepatan untuk mencegah lonjakan traffic dan degradasi layanan yang dapat disebabkan oleh penjahat siber. Dengan begitu, pelanggan bisa merasa aman dalam menggunakan aplikasi yang tersedia dan merasakan pengalaman yang baik dalam menggunakan aplikasi yang respond dan konektivitasnya cepat.

2.      Penyederhanaan kompleksitas

Seiring dengan perkembangan teknologi, sistem di dalamnya pun ikut terus berubah dan antarmuka ke channel juga berubah. Kompleksitas dalam perubahaan ini bisa disederhanakan dan ditangani secara cepat dan efisien dengan mengunakan solusi API Management. Dengan begini, pelanggan tidak perlu repot dan bingung jika ada perubahan dalam sistem aplikasi. Selain itu, Solusi API Management juga menawarkan fitur Anypoint Platfrom sebuah adalah platform integrasi yang menghubungkan aplikasi, data, dan perangkat di lokasi dan di cloud dengan metode API-led. Dengan platform ini, perusahaan dapat memberikan customer experience yang intuitif, personal, dan efisien serta meningkatkan kepuasan pelanggan.

3.      API Analytics

Menganalisis data dari berbagai channel dapat membantu perusahaan untuk lebih memahami customer behavior dan meningkatkan customer experience. API Analytics memungkinkan perusahaan untuk memantau aktivitas pelanggan melalui data history, transaction logs, dan metrik lain. Perusahaan dapat menggunakan API Analytics untuk mengobservasi bagaimana konsumen mereka benar-benar menggunakan perangkat aplikasi yang tersedia dan menyesuaikan strategi digital mereka sebagai hasil dari analisa data ini. Hasil analisa data ini dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan performa aplikasi dan mencapai customer experience yang unggul.

 

Dalam bisnis, customer experience berperan penting yang digunakan untuk mengukur kesuksesan sebuah perusahaan. Maka dari itu penting untuk sebuah perusahaan untuk mengembangkan dan mengelola layanan aplikasi yang menggunakan sistem API. Perusahaan dapat menawarkan layanan yang kompetitif sekaligus mendapatkan keuntungan dari keamanan ekstra, kontrol yang efektif, dan analisis data API dengan satu solusi API Management untuk semua channel. API Management memungkinkan perusahaan untuk merespons dengan cepat, mengantisipasi permintaan konsumen, dan memberikan customer experience yang unggul.

PhinCon adalah anak perusahaan Phintraco Group yang merupakan perusahaan IT Consulting, menawarkan solusi API Management bagi perusahaan yang ingin berkembang dan mencapai customer experience yang terbaik.

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk info lebih lanjut.

 

Referensi:

https://www.mulesoft.com/resources/api/customer-experience-transformation

https://internetofthingsagenda.techtarget.com/blog/IoT-Agenda/Transform-IoT-customer-experiences-through-API-management

https://phintraco.com/api-management/

 

Artikel terkait:

Elemen Penting Memaksimalkan Fungsi API (Application Programming Interface)

By |2021-11-10T06:13:00+07:00November 1st, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Pengertian API

API (Application Programming Interface) merupakan komponen dalam system, berupa antarmuka yang berfungsi sebagai penghubung (integrator) antara satu aplikasi/sistem dengan aplikasi /system yang lain yang memiliki karakteristik platform yang sama/berbeda.

API saat ini telah mengubah pandangan bisnis. Sebelumnya, API hanya digunakan sebagai bentuk integrasi sederhana untuk membantu meningkatkan bisnis secara fungsional. Saat ini, API menjadi bagian penting dari keseluruhan proses bisnis. Berdasarkan hasil penelitian Mulesoft mengenai Connectivity Benchmark Report, diketahui bahwa dari semua pengambilan keputusan IT yang dilakukan, setengahnya dapat menghasilkan 1 juta dollar hingga 10 juta dollar per tahun dari penggunaan API. Bisnis tidak akan dapat berjalan dengan baik dan maksimal tanpa menggunakan API.

API menjadi komponen dalam sistem IT yang sangat penting untuk perusahaan. Dan Penggunaan API Management berperan penting pula bagi para API Developer, Backend Developer dan IT Architect, bahkan untuk bagi para pemilik bisnis. Memiliki solusi API Management yang ideal menjadi suatu keharusan karena implementasi API memiliki berpengaruh besar terhadap bisnis. API berperan mencari cara untuk mengekspos data dan layanan secara eksternal, internal, baik ke partner, dan ke perangkat selular. Membuat desain API dan memiliki solusi menyeluruh untuk keberlangsungan API akan menjadi lebih lengkap jika menggunakan solusi API Management terbaik. Hal tersebut dapat meningkatkan value dari bisnis yang dimiliki serta menghasilkan API yang disukai IT Developer.

Kunci Sukses API

Ketika perusahaan Anda ingin memilih platform API, ada beberapa hal yang perlu diingat. Kinerja API yang baru atau bahkan mengelola API yang tersedia akan bekerja dengan baik dan berhasil ketika API dibuat secara best practice. Lalu apa kunci sukses API? Mari kita bahas kunci sukses API.

Pentingkan desain API

Gunakan pendekatan “API-first” ketika membuat desain API untuk perusahaan Anda. Hal tersebut agar perusahaan fokus pada spesifikasi API, sehingga API akan terdefinisi dengan baik dan tidak meghiraukan masalah implementasi. Perusahaan yang membuat  desain API terlebih dahulu, akan membuat API yang optimal dan akan mempertimbangkan penggunaan platform untuk mengimplementasikan layanan pada backend untuk menjalankan API.

Runtime API yang solid

Setelah API sudah dapat digunakan, sangat penting untuk menentukan runtime yang ideal. Runtime API harus memenuhi kebutuhan perusahaan baik di masa sekarang dan masa depan, karena runtime API yang dapat bertahan untuk masa depan akan memungkinkan bisnis perusahaan Anda berkembang. Fitur penting untuk runtime API yang solid untuk keberhasilan API dalam jangka panjang adalah API dapat tersedia dalam lingkungan digital apapun, scaleable, dan reliable.

Socialize API

Membantu mensukseskan API yang dimiliki perusahaan dapat dilakukan dengan memiliki API yang dapat digunakan dengan mudah oleh IT Developer. API yang digunakan dengan mudah dapat membantu IT Developer dan mendorong kinerja API menjadi lebih optimal. Pada akhirnya perusahaan Anda akan menciptakan basis pengguna berupa IT Developer yang solid dan memiliki API yang memiliki kinerja yang optimal.

Memantau dan menilai penggunaan API

Setelah API digunakan, sangat penting untuk mengelola dan memantau kinerja API secara statistik. Hal tersebut dilakukan agar perusahaan dapat memahami kebutuhan pengguna. Perusahaan akan memahami cara membuat API yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Central Repository

Perusahaan Anda perlu membuat central repository agar dapat memastikan bahwa API yang dimiliki perusahaan Anda dapat ditemukan dan digunakan oleh IT Developer. Central repository yang baik dapat memudahkan pencarian layanan dan melihat API serta dapat mengatur dan mengelola API. Hal tersebut dapat meningkatkan kinerja API untuk jangka panjang.

Managed Services

Ketahui tentang bagaimana API Anda digunakan dan oleh siapa API Anda digunakan. Hal tersebut akan membantu perusahaan melihat dan menilai dampak penggunaan API. Perusahaan juga dapat menawarkan cara mudah untuk membuat kebijakan dan kontrak yang mempersatukannya dengan API dan konsumen terkait.

 

Seperti itulah kunci sukses API yang dapat membantu perusahaan Anda saat memutuskan platform API management yang ideal. Mengikuti best practice dapat membuat perusahaan Anda memastikan keberhasilan implementasi API dengan lebih mudah.

PhinCon merupakan perusahaan IT Consulting and Services. Salah satu solusi yang disediakan oleh PhinCon adalah solusi API Management. Perusahaan Anda dapat berkonsultasi dengan PhinCon mengenai solusi API Managament.

Hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai solusi API Management.

 

Referensi:

https://www.mulesoft.com/resources/esb/succcessful-api-management

 

Artikel terkait:

Data Warehouse dan Database: Apa Perbedaannya?

By |2021-09-14T08:29:30+07:00September 15th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , |

Perusahaan yang memiliki banyak data, membutuhkan sistem penyimpanan data yang aman. Sistem penyimpanan data memiliki banyak jenis. Sebagai pemilik perusahaan, penting untuk mengetahui berbagai macam tipe penyimpanan data agar dapat mengambil langkah tepat  untuk memastikan efektivitas dan efisiensi proses bisnis dalam suatu perusahaan. Ada dua jenis penyimpanan data yang umum digunakan, yaitu data warehouse dan database. Apa perbedaan dari data warehouse dan database? Berikut penjelasan dan contoh penerapannya di perusahaan.

Perbedaan Data Warehouse dan Database

Data warehouse adalah sebuah sistem yang menggabungkan data dari berbagai sumber untuk membuat laporan dan analisis, sehingga menghasilkan keputusan manajerial yang tepat dan cepat. Data warehouse menyimpan data dari berbagai periode waktu, yang nantinya akan dianalisis serta mengambil  insight yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan. Platform data warehouse mengintegrasikan berbagai sumber, beberapa database, aplikasi analisis, dan dapat mengirim data serta dapat diakses oleh semua departemen. Data bisnis yang bersifat historical adalah salah satu data yang dapat ditangani data warehouse dan dapat menghasilkan laporan yang kompleks untuk pengambilan keputusan manajerial.

Setelah memahami pengertian data warehouse, mari temukan informasi lebih lanjut mengenai Database. Database adalah software yang berfungi sebagai sistem manajemen untuk menyimpan, mengatur, dan memproses data. Database menangani data yang sederhana dengan sangat cepat.

Data warehouse dan database merupakan sistem penyimpanan data, yang membedakannya adalah cara kedua sistem tersebut memproses data. Data warehouse mengunakan OnLine Analytical Processing (OLAP) untuk menganalisis data yang banyak dengan cepat, sedangkan database menggunakan OnLine Transactional Processing (OLTP) untuk menghapus, memasukkan, mengganti, dan memperbarui data dalam transaksi  yang banyak dalam waktu yang relatif singkat. Database merupakan salah satu komponen dari data warehouse, sehingga data warehouse dan database saling melengkapi.

 

Contoh Penerapan Data Warehouse dan Database

  1. Penerapan Data Warehouse

Data warehouse menyediakan pembuatan laporan dan analisis yang berkualitas untuk membantu bisnis pertumbuhan bisnis dengan menyediakan berbagai informasi yang diperlukan untuk pengampilan keputusan. Contoh hasil dari data warehouse adalah segmentasi pembeli ke dalam beberapa kelompok berdasarkan riwayat pembelian sebelumnya untuk mengetahui pola pembelian, memprediksi penurunan pelanggan menggunakan data 10 tahun terakhir, serta membuat prediksi permintaan dan penjualan untuk menentukan area bisnis yang akan difokuskan untuk langkah selanjutnya.

  1. Penerapan Database

Database memproses transaksi sehari-hari dalam suatu perusahaan. Beberapa contoh penerapannya adalah pendaftaran pasien rumah sakit, pemesanan tiket online, dan pembuatan pesanan dalam e-commerce.

 

Mana yang lebih baik untuk perusahaan, Data Warehouse atau Database?

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, data warehouse membutuhkan database agar dapat menghasilkan analisis yang tepat. Jika perusahaan Anda mempunyai data yang sangat banyak, baik data yang detail atau data yang bersifat historical, perusahaan Anda perlu mempertimbangkan untuk menggunakan data warehouse sebagai tempat penyimpanan data perusahaan dan juga untuk membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan. Jika Anda berencana memanfaatkan data warehouse untuk perusahaan, solusi data warehouse dari PhinCon dapat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk Anda. Temukan informasi lebih lanjut mengenai data warehouse di sini. 

 

Segera hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lanjutmengenai solusi data warehouse untuk perusahaan.

 

Referensi:

https://www.teradata.com/Trends/Data-Warehouse/Data-Warehouses-vs-Databases-Infographic

https://www.healthcatalyst.com/insights/database-vs-data-warehouse-a-comparative-review/

https://panoply.io/data-warehouse-guide/the-difference-between-a-database-and-a-data-warehouse/

https://www.xplenty.com/blog/data-warehouse-vs-database-what-are-the-key-differences/

3 Hal yang Harus Diperhatikan saat Berencana Menggunakan Jasa IT Outsourcing

By |2021-08-31T01:50:23+07:00August 25th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Kecanggihan teknologi yang terus berkembang dengan cepat meningkatkan kebutuhan bagi perusahaan untuk melakukan transformasi digital. Namun, sumber daya yang dimiliki saat ini tidak mampu mengimbangi perkembangan tersebut. Harus diakui bahwa dunia bisnis masih kekurangan banyak talenta yang ahli di bidang IT. Tantangan ini juga melatarbelakangi upaya pemerintah yang saling bahu-membahu dengan sektor swasta guna menciptakan talenta digital yang berkualitas untuk masa depan sektor bisnis di Indonesia.

Karena kurangnya tenaga ahli yang dapat menyesuaikan kebutuhan perusahaan, kini perusahaan banyak yang melirik layanan IT outsourcing untuk menangani pekerjaan atau project yang berkaitan dengan bidang IT dan yang tidak bisa diatasi hanya dengan tim internal yang dimiliki perusahaan.

Mengapa semakin banyak perusahaan yang tertarik menggunakan layanan IT outsourcing?

Jawabannya adalah karena banyak pelaku bisnis yang merasakan banyak manfaat dan keuntungan dari jenis layanan IT ini. IT outsourcing memungkinkan bisnis untuk lebih fleksibel memilih tenaga ahli di bidang IT yang memiliki latarbelakang yang sesuai dengan kebutuhan mereka – tanpa harus mengalami sulitnya mencari talenta yang tepat.

Selain itu, dengan layanan IT outsourcing, perusahaan dapat memastikan suatu project berjalan sesuai harapan karena faktor penting lainnya selain SDM, yaitu teknologi itu sendiri. Seperti apakah teknologi yang digunakan mengikuti perkembangan zaman dan siap diandalkan untuk menghadapi perubahan situasi yang terkadang terjadi sangat cepat – baik dalam sisi ekspektasi pelanggan yang meningkat atau persaingan yang semakin ketat.

Hal apa yang harus diperhatikan saat berencana menggunakan jasa IT outsourcing?

Ketika berencana menggunakan jasa IT outsourcing, Anda tidak bisa sekedar mengandalkan reputasi suatu perusahaan penyedia layanan IT outsourcing, namun ada beberapa faktor pertimbangan lainnya yang juga harus diperhatikan. Berikut ini 3 hal yang harus diperhatikan saat berencana menggunakan jasa IT outsourcing:

1. Seberapa banyak area yang dikuasai:

Faktor utama yang perlu diperhatikan saat berencana menggunakan jasa IT outsourcing adalah mencari tahu tentang layanan apa saja yang bisa disediakan oleh partner penyedia layanan IT outsourcing tersebut. Masing-masing perusahaan membutuhkan solusi dan layanan yang berbeda, karena setiap perusahaan memiliki alur bisnis dan aturan yang berbeda dengan perusahaan lainnya. Jadi, sangat penting untuk memilih partner yang memiliki tenaga ahli dan sumber daya yang cocok untuk beberapa area bisnis, contohnya yang berkaitan dengan pengembangan platform, mobile, web, database, DevOps, video, machine learning atau AI, Cloud, CRM, dan analytic.

2. Komunikasi yang jelas:

Hal ini mungkin sering diabaikan oleh mereka yang sedang berencana menggunakan jasa IT outsourcing. Padahal faktanya, komunikasi adalah kunci dari keberhasilan kerja sama. Oleh karena itu, pastikan Anda bekerja sama dengan partner yang memiliki tanggung jawab dari sisi komunikasi.

Partner yang tepat dan profesional akan membuka jalur komunikasi sebanyak mungkin untuk memahami rencana dan tujuan project Anda, menyampaikan kendala yang mungkin terjadi dan solusinya, serta menyampaikan feedback sesuai dengan jadwal yang disetujui di awal perjanjian kerja sama. Dengan alur komunikasi yang baik dari awal, Anda dapat meminimalisir terjadinya pengerjaan yang tidak efisien di kemudian hari, baik dalam segi waktu dan biaya.

3. Pengalaman

Ketahui seberapa lama dan seberapa banyak pengalaman yang dimiliki oleh calon penyedia layanan IT outsourcing. Ketahui bidang apa yang paling dikuasai. Jika ingin mengetahui bidang yang paling dikuasai, Anda bisa bertanya tentang periode kerja sama yang terlama dengan client lainnya dan jenis layanan apa yang diberikan. Jawabannya dapat menentukan jenis layanan yang paling dikuasai oleh calon partner Anda tersebut.

Selain itu, Anda perlu mencari tahu tentang referensi pelanggan dari calon partner bisnis Anda. Jika mereka sudah bekerja sama dengan berbagai perusahaan, dapat dipastikan partner penyedia layanan IT outsourcing tersebut dapat dipercaya dan diandalkan untuk menangani project perusahaan Anda.

3 keunggulan yang harus diperhatikan saat berencana menggunakan jasa IT outsourcing ini dapat Anda temukan jika Anda bekerja sama dengan PhinCon.

Sebagai perusahaan penyedia layanan IT outsourcing, PhinCon memiliki tenaga ahli, spesialisasi, dan dukungan teknologi yang dibutuhkan oleh berbagai area IT perusaaan, menyediakan alur komunikasi dengan tim yang mengimplementasi pendekatan komunikasi proaktif, serta memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun dengan banyak perusahaan dari berbagai industri.

Segera hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mengetahui informasi lebih lanjut atau konsultasi mengenai layanan IT outsourcing.

Referensi:

https://www.cio.com/article/2432212/how-to-choose-the-right-it-outsourcing-provider.html

 

Artikel terkait:

3 Tanda Saatnya Memanfaatkan Layanan IT Outsourcing

By |2021-08-31T01:46:10+07:00August 23rd, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Perusahaan modern semakin menyadari akan pentingnya menjadi kompetitif dan terus berinovasi. Dan untuk mencapai tujuan tersebut, mereka membutuhkan tim yang tepat dengan kemampuan yang dapat diandalkan. Namun, mencari orang yang tepat bukan perkara yang cukup mudah karena banyak tantangan yang akan dihadapi dalam proses pencarian talenta tersebut, salah satunya adalah masalah biaya yang harus dikeluarkan jika ingin mempekerjakan tim dengan keahlian yang sesuai kriteria.

Untuk mengatasi tantangan ini, solusinya ada pada layanan outsourcing. Layanan outsourcing dapat memberikan segudang manfaat bagi perusahaan jika bekerja sama dengan penyedia layanan outsourcing yang tepat.

Ada banyak tanda yang dapat dijadikan sebagai indikator untuk perusahaan bahwa sudah saatnya mereka memanfaatkan layanan outsourcing, baik itu IT outsourcing, contact center outsourcing, dan lainnya. Tentunya, setiap bisnis memiliki kebebasan untuk memutuskan waktu yang tepat untuk memulai menggunakan layanan outsourcing, namun seringkali pihak perusahaan tidak menyadari bahwa sudah saatnya mereka memanfaatkan layanan tersebut. Di artikel ini, kita akan secara khusus menelusuri lebih jauh tentang 3 tanda saatnya perusahaan memanfaatkan layanan IT outsourcing.  Berikut penjelasannya:

1. Ketika sulit mempercepat time to market

Tanda saatnya memanfaatkan layanan IT outsourcing yang pertama adalah ketika mengalami sulitnya mempercepat time to market. Untuk suatu bisnis, time to market merupakan dimensi yang penting jika ingin memenangkan dan unggul dari persaingan. Sulitnya mempercepat time to market ini disebabkan karena kurangnya sumber daya, seperti sumber daya manusia dan teknologi yang diandalkan.

Memanfaatkan layanan IT outsourcing dapat membantu perusahaan mempercepat time to market karena suatu project akan ditangani oleh tenaga profesional dan berpengalaman. Dengan begitu, pekerjaan penting lainnya dapat ditangani dengan lebih fokus, dan semua pekerjaan yang berkaitan dengan IT juga akan ditangani secara lebih cepat dan tepat.

2. Tertundanya suatu project karena adanya skill gap

Skill gap adalah kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki seorang karyawan dan keterampilan yang sebenarnya dibutuhkan oleh perusahaan. Kesenjangan ini berpotensi membahayakan perusahaan karena kemungkinan besar akan mengganggu produktivitas bisnis secara keseluruhan.

Salah satu tanda bahwa produktivitas sudah terganggu adalah tertundanya suatu project atau project tersebut sudah berjalan sangat lama, namun belum berhasil mencapai tujuannya. Jika sudah mengalami hal tersebut, perusahaan harus segera memanfaatkan layanan IT outsourcing.

Dengan IT outsourcing, Anda tidak perlu lagi bersusah payah mencari karyawan dengan keahlian yang sesuai. Reputasi perusahaan, sumber daya dan waktu yang dikeluarkan tidak lagi menjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

3. Ketika IT bukanlah kompetensi utama yang dimiliki perusahaan

Jika IT bukanlah bagian integral dari kompetensi utama perusahaan Anda, maka Anda perlu menemukan perusahaan penyedia layanan IT terpercaya untuk membantu perusahaan Anda menyelesaikan project transformasi yang saat ini sangat dibutuhkan untuk bisa beradaptasi dengan situasi dinamis.

Dengan memanfaatkan layanan IT outsourcing, Anda dapat memastikan perjalanan transformasi digital perusahaan dapat berjalan mulus tanpa menghabiskan biaya, waktu, dan sumber daya yang tidak perlu.

PhinCon, sebagai perusahaan IT consulting di Indonesia yang juga menawarkan layanan IT outsourcing, siap menjadi partner pilihan perusahaan dari berbagai industri. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun, PhinCon telah memiliki tenaga ahli di bidang IT dengan portofolio yang memuaskan. Semua jenis project yang membutuhkan tenaga ahli di bidang IT dapat diselesaikan secara efektif dan efisien bersama PhinCon.

Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih partner penyedia layanan IT outsourcing adalah seberapa banyak pengalaman yang dimiliki dalam menangani suatu project – baik project kecil atau besar, tim yang profesional, dan jenis teknologi dan layanan yang disediakan. Seluruh kelebihan tersebut dapat Anda temukan jika bekerja sama dengan PhinCon.

Segera hubungi kami di marketing@phintraco.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang layanan IT outsourcing.

Referensi:

https://www.forbes.com/sites/forbestechcouncil/2020/11/03/signs-that-you-might-need-it-outsourcing/?sh=263c84572462

 

Artikel terkait:

Fungsi dan Manfaat API untuk Bisnis di Era Digital

By |2021-07-25T20:54:12+07:00January 8th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Di era digital seperti saat ini, pemanfaatan website atau aplikasi dapat menjadi kunci bagi pelaku bisnis untuk terus berinovasi dan berekspansi. Dengan berbagai aktivitas yang dilakukan pelanggan melalui website atau aplikasi, perusahaan mendapatkan banyak data yang dapat dimanfaatkan untuk membantu bisnis semakin berkembang. Data yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai yang berguna untuk bisnis, kini semakin disadari manfaatnya.

Maka dari itu, untuk mendapatkan data yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk membantu bisnis semakin berkembang di masa depan, perusahaan perlu memiliki platform digital yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang bisnis baru, menyederhanakan operasional, serta mempercepat inovasi produk. Bagaimana cara melakukannya? Jawabannya adalah dengan memanfaatkan API atau Application Programming Interface. API memungkinkan developer untuk mengembangkan sebuah website atau aplikasi dengan berbagai fitur yang lebih fungsional dan kompleks, serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan untuk berinteraksi dengan pelanggannya secara lebih efektif.

Apa Saja Fungsi dan Manfaat API untuk Bisnis di Era Digital?

Dengan strategi API yang tepat, fungsi API dapat membantu perusahaan memiliki kemampuan untuk:

1. Terhubung dengan pelanggan

Pemanfaatan API yang tepat dapat membuat developer lebih berinovasi dalam merancang aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dan pada akhirnya membantu perusahaan menciptakan interaksi pelanggan pada tingkat yang lebih personal.

Banyak yang belum menyadari bahwa strategi API yang tepat dapat membantu developer membuat pelanggan merasa nyaman untuk berinteraksi dengan suatu brand atau perusahaan, karena semua yang pelanggan butuhkan dapat dilakukan melalui website atau aplikasi yang tersedia. Dengan begitu, strategi API yang tepat memberikan perusahaan kesempatan untuk meningkatkan customer engagement.

2. Menyederhanakan operasional

Perusahaan juga dapat menggunakan strategi API untuk menyederhanakan operasional di internal perusahaan. Contohnya, perusahaan dapat memanfaatkan API untuk mendistribusikan informasi kepada tim sales untuk memberikan penawaran harga yang tepat kepada calon pelanggan, melalui website dan aplikasi yang dapat di akses di mana saja. Contoh lainnya, API membantu tim HR untuk memproses klaim karyawan dengan lebih mudah dan cepat, serta meminimalisir kesalahan atau human error.

Tantangan yang Sering Dihadapi dalam Proses Pengembangan dan Integrasi API

Setelah mengetahui fungsi dan manfaat API untuk bisnis di era digital, pelaku bisnis juga perlu memahami tantangan yang sering dihadapi dalam proses pengembangan dan integrasi API, serta solusi untuk mengatasinya. Simak penjelasan berikut.

Saat ini, banyak perusahaan yang mengombinasikan teknologi, sistem komputer, aplikasi, dan proses bisnis yang rumit untuk mengatasi tantangan dalam perusahaan. Sistem lama yang digunakan perusahaan akan semakin tidak berfungsi secara efektif seiring dengan berjalannya waktu, karena sistem lama tidak dapat diintegrasikan dengan teknologi baru seperti aplikasi SaaS dan API modern. Terkadang, masalah ini dapat diatasi dengan melakukan integrasi point-to-point di antara sistem yang ada. Namun, integrasi point-to-point ini tidak dapat diandalkan sepenuhnya karena akan menghadirkan banyak kerugian bagi perusahaan.

Tantangan lainnya yang sering dihadapi dalam proses pengembangan dan integrasi API adalah ketidakmampuan developer dalam merancang, menguji, dan memantau API tersebut secara efektif dan tepat sasaran.

Atasi Tantangan dalam Proses Pengembangan dan Integrasi API dengan Solusi API Management

Untuk membantu perusahaan mengatasi tantangan dalam proses pengembangan dan integrasi API, PhinCon menawarkan solusi API management dari Mulesoft.

Solusi API management dari PhinCon menawarkan kemudahan bagi perusahaan dan developer untuk melakukan proses pengembangan dan integrasi API.

Solusi API management dapat dimanfaatkan untuk merancang, membangun, mengamankan, memantau, dan mengelola API perusahaan, serta memberikan feedback dan insight ke dalam design dan fitur API. Solusi ini juga memudahkan developer untuk melakukan integrasi tanpa batas di seluruh lingkungan perusahaan, memudahkan pendistribusian informasi di seluruh aplikasi, layanan, dan sistem yang dimiliki perusahaan – bahkan di sistem lama sekali pun.

Solusi ini menyediakan konektivitas yang memungkinkan developer untuk mengakses sistem dan data perusahaan untuk mengembangkan API yang lebih canggih di masa depan. Selain itu, pemanfaatan solusi API management membantu developer merancang dan membangun API yang dapat bekerja sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan perusahaan.

Solusi API Management memberi kemudahan bagi perusahaan – khususnya developer untuk merancang, mengembangkan, mengimplementasi, dan memantau API – bahkan saat API perlu diintegrasikan dengan sistem lama. Solusi API management juga membantu perusahaan memanfaatkan data yang sudah disimpan di sistem internal, meningkatkan customer engagement, menyederhanakan operasional bisnis, dan menciptakan produk dan layanan baru yang inovatif dan sesuai dengan situasi market.

Kesimpulannya, solusi API management dapat memberi banyak manfaat baru bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis mereka di era yang memerlukan platform digital untuk terus berinovasi dan berekspansi, baik dari sisi internal (karyawan dan proses operasional) atau pun eksternal (pelanggan).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi API management, Anda dapat menghubungi kami di marketing@phintraco.com

 

Referensi:

https://www.mulesoft.com/resources/api/connected-business-strategy

Artikel terkait:

Pengertian dan Cara Kerja API (Application Programming Interface)

Pengertian dan Cara Kerja API (Application Programming Interface)

By |2021-07-25T20:54:15+07:00January 6th, 2021|Categories: Blog|Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , |

Bagi sebagian orang, keberadaan API atau Application Programming Interface mungkin jadi sesuatu hal yang jarang disadari. Padahal, fungsinya sangat memudahkan kegiatan dan kebutuhan kita sehari-hari.

Jika Anda membaca artikel ini, pasti Anda ingin mengetahui apa itu API, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa API sangat banyak digunakan oleh para developer. Artikel ini akan menjawab rasa ingin tahu Anda mengenai API, mari simak penjelasannya!

Pengertian API

API adalah singkatan dari Application Programming Interface, berfungsi sebagai perantara yang menjembatani dua aplikasi untuk berkomunikasi satu sama lain. API dapat dianalogikan sebagai penerjemah antara dua orang yang tidak berbicara dengan bahasa yang sama, tetapi tetap dapat berkomunikasi untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain. Bagi mobile developer atau web developer, API adalah salah satu aspek yang paling penting untuk membantu pekerjaan mereka, karena dapat menyederhanakan program yang sedang mereka buat di dalam sebuah website atau aplikasi.

Contoh dan Cara Kerja API

Ketika Anda menggunakan aplikasi untuk berbagai aktivitas atau transaksi, aplikasi tersebut akan terhubung ke internet dan mengirim data ke server. Lalu, server akan mengambil data tersebut, menerjemahkannya, melakukan tindakan yang diperlukan, dan mengirimkannya kembali ke ponsel Anda. Kemudian, aplikasi yang Anda gunakan akan menerjemahkan data tersebut dan memberi informasi yang Anda butuhkan dengan cara yang dapat dibaca oleh manusia. Seluruh proses tersebut dapat terjadi dengan adanya API.

Agar pembaca dapat lebih mudah memahami contoh dan cara kerja API, kami sudah menyiapkan contoh penggunaan API yang lebih dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Mari simak penjelasan berikut.

Di era serba digital seperti saat ini, kita diberi kemudahan untuk memesan berbagai macam tiket melalui satu aplikasi aggregator, contohnya tiket penerbangan.

Di aplikasi tersebut, ada beragam pilihan yang memudahkan proses pencarian, seperti kota tujuan, pilihan maskapai penerbangan, tanggal keberangkatan dan kepulangan, kelas penerbangan, jumlah penumpang, dan variabel lainnya. Setelah itu, Anda akan mendapatkan hasil pencarian berisikan maskapai penerbangan mana saja yang tersedia sesuai dengan detail pencarian yang telah Anda lakukan. Lalu, bagaimana proses tersebut dapat terjadi? Di proses itu lah API berperan.

Ketika pengguna aplikasi melakukan detail pencarian, aplikasi aggregator yang Anda gunakan akan berinteraksi dengan API maskapai penerbangan. Peran API di proses ini adalah untuk memberikan data yang diminta, mencari ketersediaan di maskapai yang ada, lalu mengembalikan data tersebut kepada pengguna aplikasi.

Jadi, API sangat dibutuhkan oleh developer, agar mereka tidak perlu membuat kode atau membangun program dari awal. Dengan adanya API, pengguna website atau aplikasi juga akan lebih merasakan kemudahan, karena mereka langsung mendapatkan data atau informasi yang dibutuhkan secara keseluruhan tanpa harus keluar dari satu halaman website atau aplikasi yang sedang dikunjungi.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa API adalah aspek yang sangat dibutuhkan oleh developer, karena dapat memudahkan pekerjaan mereka dalam proses pembuatan program di dalam website atau aplikasi.

Untuk membantu para developer memanfaatkan API secara optimal, serta merancang dan membangun API yang dapat bekerja sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan perusahaan, developer dapat memanfaatkan solusi API management. Solusi API management memberi kemudahan bagi perusahaan – khususnya developer untuk merancang, mengembangkan, mengimplementasi, dan memantau API – bahkan saat API perlu diintegrasikan dengan sistem lama.

Referensi:

https://www.mulesoft.com/resources/api/what-is-an-api

Informasi lebih lanjut:

marketing@phintraco.com

Go to Top