Phintraco Blog

/Tag: Phintraco Blog

Cloud-Native Applications oleh Pivotal: Cepat, Mengurangi Risiko dan Mengembangkan Bisnis Anda

By | 2018-09-21T10:08:07+00:00 September 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , |

Melalui artikel berjudul CI/CD: Software yang Selalu Siap untuk Diproduksi oleh Pivotal, kami sudah membahas mengenai apa itu CI/CD, pentingnya CI/CD dan perbandingannya dengan traditional development. Saat ini, pembahasan kita akan berlanjut ke bagian lainnya, yaitu Cloud-Native Applications.

Cloud-Native adalah pendekatan untuk membangun dan menjalankan aplikasi yang memanfaatkan keuntungan dari cloud computing delivery model. Cloud-native juga dikenal dengan bagaimana aplikasi dapat dibuat dan disebarkan.

Ketika perusahaan membangun dan mengoperasikan aplikasi dalam mode cloud-native, mereka senantiasa membawa ide-ide baru ke pasar dan merespon lebih cepat terhadap permintaan pelanggan.

Organisasi pun memerlukan platform untuk membuat dan mengoperasikan aplikasi dan layanan cloud-native yang mengotomatiskan dan mengintegrasikan konsep DevOps, continuous delivery, microservices, dan containers:

DevOps

DevOps merupakan kolaborasi antara software developers dan IT operations dengan tujuan terus-menerus memberikan software yang berkualitas tinggi yang mampu memecahkan tantangan yang dihadapi oleh pelanggan.

DevOps memiliki potensi untuk menciptakan budaya dan lingkungan di mana membangun, menguji, dan merilis software secara cepat, sering, dan lebih konsisten.

Continuous Delivery

Continuous Delivery, diaktifkan oleh praktik pengembangan produk Agile, yaitu tentang pengiriman sejumlah software ke produksi secara konstan, melalui otomatisasi.

Microservices

Microservices adalah pendekatan arsitektur untuk mengembangkan aplikasi sebagai kumpulan layanan yang kecil; setiap layanan mengimplementasikan kemampuan bisnis, berjalan dalam prosesnya sendiri dan berkomunikasi melalui HTTP APIs atau messaging.

Containers

Containers menawarkan efisiensi dan kecepatan dibandingan dengan standard virtual machines (VMs). Menggunakan operating system (OS)-level virtualization, OS tunggal secara dinamis dibagi antara satu atau beberapa kontainer yang terisolasi.

Masing-masing dengan sistem file yang dapat ditulis dan kuota sumber daya yang unik.

Mengapa Cloud-Native Applications Penting

Ada beberapa poin yang menunjukkan bahwa Cloud-Native Applications ini penting bagi bisnis:

1.Cloud sebagai keunggulan yang kompetitif

Cloud-native berarti mengalihkan sasaran cloud dari penghematan biaya IT ke mesin pertumbuhan bisnis. Bisnis yang dapat membangun dan mengirimkan aplikasi dengan cepat tanggap terhadap kebutuhan pelanggan senantiasa dapat membangun kesuksesan dalam jangka waktu yang lama.

2.Memungkinkan tim untuk fokus pada ketahanan (resilience)

Ketika legacy infrastructure gagal, layanan juga dapat menderita. Namun di dunia cloud-native ini, tim fokus khusus pada arsitek untuk ketahanan.

3.Mendapatkan fleksibilitas yang lebih besar

Penyedia public cloud terus menawarkan layanan yang mengesankan dengan biaya yang wajar. Tetapi sebagian besar perusahaan tidak siap untuk hanya memilih satu infrastruktur saja.

Dengan platform yang mendukung pendekatan cloud-native, perusahaan membangun aplikasi yang dapat berjalan baik di cloud (publik maupun pribadi) tanpa adanya modifikasi.

4.Sejajarkan operasi dengan keseluruhan bisnis

Dengan mengotomatisasi operasi IT, perusahaan dapat berubah menjadi tim yang terfokus dengan mendorong prioritas bisnis. Mereka menghilangkan risiko kegagalan karena adanya kesalahan manusia. Dimana staf fokus pada perbaikan otomatis untuk menggantikan tugas admin yang rutin.

Source:

https://pivotal.io/cloud-native

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

CI/CD: Software yang Selalu Siap untuk Diproduksi oleh Pivotal

By | 2018-09-21T10:03:23+00:00 September 21st, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Setelah memahami Apa itu Pivotal dan Perannya terhadap Pengembangan Software, saatnya kita mengetahui bagian-bagian penting apa saja yang ada di dalam Pivotal. Hal tersebut meliputi; CI/CD, Cloud-Native, Cloud-Native Security, Containers, Data Science, DevOps, Digital Transformation, Internet of Things (IoT), Microservices, dan Smart Applications.

Pertama-tama mari kita simak pembahasan mengenai CI/CD.

CI/CD: Software That’s Always Ready for Production

Continuous Integration (CI) dan Continuous Delivery (CD) menggunakan otomatisasi untuk memastikan bahwa kode aplikasi baru selalu diuji, aman, dan siap digunakan sehingga tim dapat mengirimkan ke bagian produksi tepat pada waktunya.

CI adalah proses pengujian dan pembuatan software secara otomatis setelah kode aplikasi yang baru terintegrasi ke dalam repository (tempat penyimpanan) bersama. Sedangkan CD adalah proses penyampaian aplikasi yang dibuat dalam proses CI ke bagian lingkungan produksi, yang dimasukkan melalui automated test.

Automated test memastikan fungsi aplikasi tersebut dapat sesuai dengan yang diharapkan ketika didorong ke lingkungan produksi hingga ke tangan pengguna yang sebenarnya (real users).

Mengapa CI/CD Penting

Ada beberapa poin yang menunjukkan bahwa CI/CD penting bagi perusahaan, yaitu:

  1. CI/CD dapat menyebarkan software sesuai dengan permintaan berdasarkan persyaratan bisnis.
  2. CI/CD dapat mengurangi risiko software yang tidak berfungsi dengan baik dalam produksi.
  3. CI/CD dapat membuat rapid iteration berdasarkan feedback pelanggan yang nyata.
  4. CI/CD dapat pulih lebih cepat ketika terjadi kegagalan.

Perbedaan yang Besar Antara CI/CD dengan Traditional Development

Jika dibandingkan dengan traditional development, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda dipahami:

CI/CD

  • Software dikembangkan secara iteratively (berulang) dalam sebuah potongan kecil berdasarkan feedback pengguna (user) yang sering.
  • Tes ditulis selama dan diterapkan di seluruh proses development untuk memastikan kode aplikasi yang berkualitas.
  • Security patches dan perbaikan pada bug (bug fixes) cepat digunakan melalui otomatisasi.
  • Kode aplikasi yang baru sering diintegrasikan dengan basis kode yang ada dan diuji untuk memastikan software selalu siap digunakan untuk produksi.

Traditional Development

  • Software dikembangkan dalam unit yang besar dan kompleks dengan feedback pengguna yang kurang tepat waktu.
  • Software diserahkan kepada tim QA untuk dilakukan pengujian setelah proses development
  • Security patches dan perbaikan pada bug (bug fixes) dikirimkan dalam jumlah besar pada interval yang tidak teratur (irregular intervals), atau segera melalui manual exception processes.
  • Kode aplikasi yang baru jarang terintegrasi dengan software, dan biasanya hanya sebelum penyebaran yang terjadi di jendela rilis yang telah ditentukan.

Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan perusahaan Anda.

Source:

https://pivotal.io/cicd

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.phintraco-tech.com  | marketing@phintraco.com

Apa itu Hyper Converged dan Manfaatnya Bagi Bisnis

By | 2018-08-23T01:56:56+00:00 August 23rd, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , |

Hyper-converged infrastructure (HCI) merupakan infrastruktur IT yang didefinisikan sebagai software yang memvirtualisasi semua elemen sistem hardware konvensional. HCI tersebut mencakup virtualized computing (hypervisor), virtualised SAN (software-defined storage) dan virtualized networking (software-defined networking).

Dengan menggunakan HCI, perusahaan Anda dapat dengan mudah menghadapi sejumlah data center menjadi single appliance. Lantas apakah sebenarnya manfaat utama dari HCI ini?

Mari kita simak lima (5) manfaat dari HCI yang menggabungkan antara komputasi (compute), penyimpanan (storage), dan jaringan (networking) menjadi satu solusi tervirtualisasi yang mudah digunakan.

Manfaat Hyper-Converged

  1. Lower Costs

Biaya bukanlah satu-satunya pertimbangan saat ingin merancang solusi IT Anda, namun hal tersebut juga sangat penting untuk Anda perhatikan. Data center tercepat di dunia sekalipun tidak terlalu berguna jika Anda harus menghabiskan seluruh profit margin pada lisensi software dan karyawan spesialis Anda.

HCI menggunakan model ekonomi yang mirip dengan public cloud providers, yang dapat menghindari biaya di muka (up-front costs) dan pembelian infrastruktur yang besar di setiap tahunnya.

Selain itu sistem hyper-converged memiliki biaya masuk (cost entry) yang rendah dan total biaya kepemilikan (cost of ownership) yang lebih rendah dibandingkan dengan sistem terintegrasi maupun legacy infrastructure.

  1. Flexibility and scale

Karena hyperconvergence didasarkan pada software, dapat memberikan tingkat fleksibilitas dan kelincahan untuk bisnis ketika dibandingkan dengan legacy infrastructure. Selain itu untuk ekspansi kapasitas dan pengembangan data center dapat jauh lebih mudah dan simple jika dibandingkan dengan legacy infrastructure.

  1. Workload consolidation

Sistem hyper-converged menyatukan core storage, jaringan dan fungsi komputasi menjadi satu solusi yang sangat tervirtualisasi.

Menurut survei dari Enterprise Strategy Group, kemampuan untuk mengkonsolidasikan berbagai fungsi IT seperti backup, deduplication dan optimisasi WAN ke dalam platform yang sama adalah alasan yang paling menarik untuk menggunakan infrastruktur hyper-converged ini.

  1. Data protection

HCI juga bermanfaat dalam hal efisiensi dan penyimpanan data. Snapshotting, data deduplication dan fitur perlindungan data lainnya yang sering dibangun, membuat upaya pemulihan dari bencana menjadi jauh lebih mudah.

Software-defined nature dari HCI juga mengartikan bahwa organisasi dapat menggunakan penyimpanan public cloud sebagai target untuk melakukan backups.

  1. Automated Infrastructure

Banyak legacy IT infrastructure yang sangat bervariasi dan rumit sehingga otomatisasi tidak mungkin dilakukan. Namun HCI dapat digunakan pada prinsip software-defined data centre (SDDC), dimana segala sesuatu termasuk storage, servers dan supporting services divirtualisasikan.

Ini berarti bahwa otomatisasi dari routine operations (seperti penjadwalan) dapat dicapai ketika centralised management tools diimplementasikan.

Source:

https://en.wikipedia.org/wiki/Hyper-converged_infrastructure

http://www.hyperconverged.org/10-things-hyperconvergence-can-do/

http://www.itpro.co.uk/data-centres/30952/five-business-benefits-of-hyperconvergence

Phintraco Technology bersama OneSpan Adakan Event untuk Mengamankan Transformasi Digital di Setiap Proses Bisnis

By | 2018-08-30T09:13:19+00:00 August 18th, 2018|Categories: News & Updates|Tags: , , , , |

Dalam menerapkan transformasi digital di setiap bisnis perusahaan tentunya menghadapi berbagai macam rintangan. Salah satunya adalah dari segi keamanan yang harus terus dijaga oleh perusahaan. Hal ini pun juga menjadi sebuah kekhawatiran bagi para pebisnis, khususnya yang bergerak di industri banking.

Menjawab hal tersebut, Phintraco Technology bersama OneSpan (yang sebelumnya dikenal sebagai VASCO) mengadakan event bertajuk “Secure Your Digital Transformation in Every Business Process”, pada hari Selasa – Rabu, tanggal 14-15 Agustus 2018, di Pullman, Jakarta.

Banyak perusahaan yang mengalami evolusi transformasi digital. Hal ini terjadi karena banyak konsumen yang memiliki harapan yang besar kepada perusahaan untuk dapat memberikan pengalaman yang lebih baik.

Pengalaman yang lebih baik tersebut yaitu dengan karyawan, partners dan seluruh channels dan perangkat. Ada 2 topik utama yang dibahas di dalam event ini, yaitu Pertama; mengenai solusi soft token dan kedua; mengenai solusi e-signature.

Ada beberapa topik highlight mengenai solusi Soft token. Yaitu; Introduction & Strategy, Digitizing the Enterprise – Mobile Innovation, Intelligent Adaptive Authentication & Fraud Management, Mobile App Security, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab (Q&A).

Pada sesi introduction & strategy, menjelaskan apa yang kita lihat di pasar (melalui Strategic customer input & Analyst research). Bagaimana solusi generasi berikutnya yang akan memungkinkan Anda untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang signifikan dan mengurangi adanya penipuan (fraud).

Sedangkan pada sesi mengenai Digitizing the Enterprise – Mobile Innovation, menjelaskan sedikit lebih mendalam mengenai bagaimana TIP dapat meningkatkan transformasi dan pertumbuhan digital di perusahaan Anda.

Dilanjutkan dengan penjelasan terkait Intelligent Adaptive Authentication & Fraud Management, dan terakhir mengenai pentingnya keamanan Mobile App Security dalam konteks menciptakan kepercayaan di saluran digital Anda.

Topik selanjutnya membahas mengenai solusi E-Signature. Pebisnis yang hadir di event mendapatkan insight terkait; Peran dari E-Signature, Evolusi dari Transformasi Digital, Pengertian dari E-Signature, Alur kerja dari E-Signature, The Value of Signature dan lain-lainnya.

Beberapa perwakilan dari tim OneSpan yang hadir & menjadi pembicara dalam event ini, adalah; Mr. Daren leong – Managing Director OneSpan Asia Pacific, Tian Keum Teng – Sales Director OneSpan Asia Pacific, Francis Lim – Regional Sales Director, Desmond Soon – Subject Matter Expert, dan pembicara lainnya.

Semoga dengan adanya event ini, dapat bermanfaat dan memberikan perspektif baru tentang transformasi  digital yang aman serta teknologi yang dapat memudahkan pelanggan.

Apa itu Pivotal dan Perannya terhadap Pengembangan Software

By | 2018-07-24T06:46:17+00:00 July 9th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Pivotal Software, Inc (Pivotal) merupakan perusahaan perangkat lunak (software) dan layanan yang berbasis di San Fransisco dan Palo Alto, California, dengan beberapa kantor lainnya. Divisi nya termasuk Pivotal Labs (layanan konsultasi), Pivotal Cloud Foundry, Pivotal Big Data Suite.

Phintraco Group sebagai partner dari Pivotal untuk Indonesia hadir dalam membantu Anda membangun dan mengembangkan software di perusahaan dengan teknologi yang lebih cepat dan siap dalam menghadapi dunia digital saat ini.

Tentang Pivotal

Memberikan Pengalaman Pengguna yang Luar Biasa.

Perusahaan yang paling stabil di dunia pun dijalankan di Pivotal. Hasilnya bersifat transformasional. Melalui penerapan dari platform, tools, dan metodologi dari Pivotal, perusahaan-perusahaan ini telah mengeluarkan inovasi dan mengurangi time-to-market, dan mempertahankan portofolio aplikasi mereka yang sudah ada.

Dimana hasil yang didapatkan mencakup industri, termasuk otomotif, jasa keuangan, industri, media, ritel, pemerintah, teknologi dan telekomunikasi.

Membangun Software yang Penting.

Platform Cloud-native yang dimiliki oleh Pivotal, Pivotal Cloud Foundry, memungkinkan developers untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk menulis kode, dan operator untuk meningkatkan keamanan dan waktu operasional. Bersama-sama, tim ini akan memberikan nilai bisnis yang lebih besar dengan biaya yang lebih rendah.

Modernisasi pembangunan.

Karena bisnis bergantung pada perangkat lunak untuk terlibat dengan pelanggan, inovasi dan kecepatan menjadi inti dalam memberikan nilai. Namun Anda terhambat oleh teknologi kuno dan hal lain-lainnya.

Pelanggan Pivotal menggunakan PCF bersama dengan Pivotal Labs, penawaran layanan strategis yang dimiliki Pivotal, untuk mengadopsi praktik pengembangan generasi berikutnya, memberikan aplikasi baru, dan memodernisasi aplikasi yang sudah ada.

Mempekerjakan yang Terbaik.

Pivotal tidak hanya dapat membantu perusahaan dalam membangun perangkat lunak (software), namun Pivotal juga membantu perusahaan dalam mempersiapkan diri untuk dekade berikutnya.

Bagi Pivotal, demi mencapai tujuan tersebut tentunya membutuhkan orang-orang yang berbagi nilai seperti: Melakukan hal yang benar. Melakukan apa yang berhasil. Selalu baik.

Source:

https://pivotal.io/about

Keuntungan dan Tantangan Hosting Virtual Machine

By | 2018-07-04T03:47:42+00:00 July 4th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Dengan virtualisasi dan cloud computing menjadikan perusahaan mendapatkan manfaat dari kinerja yang tinggi tanpa mengeluarkan biaya yang biasa dikeluarkan menggunakan hardware sendiri. Mesin virtual (virtual machine) sangat ideal bagi usaha kecil hingga menengah yang membutuhkan layanan yang dapat diandalkan dengan biaya yang rendah.

Namun sebagaimana menggunakan server fisik, ada sejumlah keuntungan dan tantangannya tersendiri pada saat melakukan hosting virtual machine. Jika Anda bertanya-tanya apakah lingkungan hosting virtual adalah pilihan yang tepat atau tidak untuk Anda, mari simak poin penting berikut ini:

Keuntungan dari Hosting Virtual Machine

a. Familiar Interfaces

Lingkungan virtual dibangun untuk menyerupai lingkungan hardware fisik, Anda tidak pernah tahu bahwa Anda bekerja pada mesin virtual. Mesin virtual yang dimaksud termasuk virtual NIC’s,  virtual switches dan lain-lain.

Selain dapat memindahkan server secara fisik, Anda akan mendapatkan pengalaman dan kinerja yang serupa di jaringan virtual sebagaimana pada server fisik.

b. High Availability

Dengan mendistribusikan beban melalui mesin virtual, virtual host dapat memastikan ketersediaan aplikasi dan data yang tinggi. Bahkan jika satu server gagal, mesin virtual lain dapat menggantikan dengan downtime atau data loss yang sangat sedikit.

c. Scalability

Mesin virtualisasi memungkinkan skalabilitas sesuai dengan kebutuhan tanpa menambahkan sumber daya fisik, dan dapat dikembangkan jauh lebih mudah daripada menggunakan mesin fisik (physical machine).

d. Backup with Fast Recovery

Virtualisasi dan cloud computing menawarkan solusi powerful untuk backup dan pemulihan data (recovery). Bahkan jika hardware rusak, mesin virtual dapat secara instan dan akurat migrasi data ke hardware yang bekerja dengan sedikit waktu yang hilang atau tanpa downtime.

e. Easy Cloning

Melakukan Cloning pada virtual machine hanya membutuhkan beberapa klik dan selesai dalam hitungan detik, sedangkan cloning dari physical machine dapat menjadi usaha yang serius.

Tantangan dari Hosting Virtual Machine

Tentu saja, tidak ada teknologi tanpa tantangannya. Virtualisasi ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan hosting mesin fisik, tetapi ada beberapa tantangan yang harus Anda ketahui ketika memilih perusahaan hosting virtual.

a. Security

Jika Anda memindahkan aplikasi dari server fisik ke cloud publik, ada sejumlah risiko keamanan karena server cloud Anda akan dihosting di mesin virtual dalam infrastruktur berbagi.

b. Potential Downtime

Meskipun sumber daya virtual Anda tidak mungkin semuanya akan gagal sekaligus, akan lebih sulit lagi untuk me-reboot mesin virtual jika terjadi kegagalan yang fatal pada hardware. Mesin virtual dapat dihidupkan dan dimatikan semudah mesin fisik, tetapi agar VM kembali online dari host yang crash harus menunggu infrastruktur fisik boot, ditambah waktu yang diperlukan untuk mesin virtual Anda untuk boot.

c. Oversubscription

Hampir semua lingkungan cloud modern dibangun dengan model oversubscription. Jadi Anda dapat melakukan oversubscribe mesin virtual Anda pada physical hardware.

Pada dasarnya, jika Anda memiliki 5 VM menggunakan RAM 2GB yang berjalan pada mesin fisik dengan 8GB RAM, Anda telah kelebihan pasokan perangkat keras itu. Untungnya, oversubscription bukan berarti kelebihan kapasitas.

Menghindari oversubscription pada mesin virtual Anda, memerlukan perhatian pada alokasi sumber daya untuk memastikan Anda menggunakan sumber daya virtual Anda dengan benar ketika dibutuhkan.

Pengertian dan Pentingnya Data Center di dalam Infrastruktur IT

By | 2018-05-03T08:16:43+00:00 May 3rd, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Jika kita membahas bagaimana persyaratan infrastruktur IT, data center merupakan prioritas utama. Data center saat ini dapat dilihat sebagai kunci dari parameter bisnis, dan bukan sebagai fasilitas eksternal untuk penyimpanan informasi dan model operasi bisnis.

Data center menjadi sangat penting bagi fungsi perusahaan bisnis yang besar. Setiap gangguan di operasi data center dapat benar-benar menurunkan bisnis jika tidak memiliki strategi cadangan yang efisien.

Data center merupakan fasilitas yang terdiri dari jaringan komputer dan penyimpanan yang digunakan oleh bisnis atau organisasi lain untuk mengatur, memproses, menyimpan, dan menyebarluaskan data dalam jumlah yang besar.

Sebuah bisnis biasanya sangat bergantung pada aplikasi, layanan, dan data yang terdapat dalam data center, menjadikannya titik fokus dan aset penting dalam keperluan sehari-hari.

Data center juga berfungsi sebagai principal repositories untuk segala macam peralatan IT, termasuk server, subsistem penyimpanan,  networking switches, router dan firewall, serta pemasangan kabel dan physical racks yang digunakan untuk mengatur dan menghubungkan peralatan IT.

Pentingnya Data Center di dalam Infrastruktur IT

1. Sumber daya listrik yang tidak terganggu

Data center memiliki sistem power supply yang baik. Biasanya jika terjadi pemadaman listrik, pada umumnya battery bank akan menyediakan data hingga generator diesel masuk. Hal ini memastikan hampir tidak ada gangguan dalam sumber daya listrik. Menandakan bahwa uptime server yang lebih tinggi.

2. Security

Security (keamanan) adalah salah satu fitur paling penting yang diperlukan klien di data center. Semua akses fisik dikontrol sepenuhnya. Identitas dapat dikonfirmasikan melalui biometrik dan semua aktivitasnya adalah video-login.

3. Pemrosesan dan Penyimpanan

Dengan prosesor multicore baru di pasar saat ini, di data center kecepatan pemrosesan dapat ditingkatkan dalam hitungan jam. Penyimpanan tambahan juga dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan.

4. Banyak IP Provider

Internet berkecepatan tinggi sangat penting untuk e-commerce. Mempertimbangkan jangkauan yang paling dibutuhkan oleh bisnis online di dunia saat ini, banyak penyedia layanan IP yang berlokasi di satu lokasi.

Terbukti hal ini sangat menguntungkan daripada berlangganan untuk koneksi individual. Ada penghematan modal hanya dengan menyewa koneksi untuk jangka waktu tertentu daripada membeli saluran khusus.

5. Bandwidth

Ketika bisnis online berkembang, bar untuk kebutuhan bandwidth meningkat secara radikal. Registrasi produk, pemasaran berbasis web, iklan video, konferensi audio, kolaborasi video dan audio adalah semua aplikasi bandwidth yang lengkap. Data center dilengkapi dengan baik untuk menangani kebutuhan di setiap saat.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com www.relia-ts.com | marketing@phintraco.com

Pemahaman mengenai Firewall dalam Network Security

By | 2018-04-25T09:46:38+00:00 April 25th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Firewall merupakan salah satu tipe dari Network Security. Dimana Firewall itu sendiri dikenal sebagai sistem keamanan jaringan yang dirancang untuk mencegah akses yang tidak diinginkan dari beberapa jenis serangan dari atau ke dalam suatu jaringan internal.

Terkait dengan pemahaman mengenai Firewall dalam Network Security, terdapat solusi yang berfokus dalam transaksi firewall, khususnya enterprise firewall, yaitu Fortinet. Fortinet merupakan salah satu solusi yang diberikan oleh Aplikas Servis Pesona, anak perusahaan dari Phintraco Group.

Fortinet pun telah memiliki pengakuan dari Gartner sebagai leader di kategori Unified Threat Management (UTM) selama 9 tahun berturut-turut. Sedangkan pada kategori enterprise firewall, Fortinet juga sudah menjadi leader juga per tahun 2017.

Berawal dari FortiGate, yang merupakan perangkat Firewall yang menjadi best-seller di Fortinet. FortiGate enterprise firewall, mengurangi kompleksitas dan meningkatkan keamanan secara keseluruhan dengan menyediakan visibilitas penuh ke pengguna, perangkat, aplikasi dan ancaman di jaringan, dengan kemampuan untuk menerapkan perlindungan ancaman di mana saja dalam jaringan.

Layanan keamanan FortiGuard dari Fortinet telah divalidasi melindungi dari ancaman yang dikenal dan tidak dikenal, malware, dan situs web jahat menggunakan FortiGuard Labs intelijen ancaman terus menerus, analisis dinamis untuk mendeteksi, dan mitigasi otomatis untuk menjaga jaringan Anda agar dapat terlindungi dari serangan cyber yang canggih.

Ada beberapa hal yang termasuk ke dalam FortiGate, yaitu:

  1. Mengkonsolidasi, memvalidasi level kesuksesan tertinggi dalam layanan kemanan
  2. Tanggapan di waktu nyata berdasarkan threat intelligence untuk melindungi titik kerentanan di sebuah jaringan
  3. Layanan audit dan compliance yang terintegrasi untuk memperbaiki cybersecurity
  4. Mesin inspeksi SSL tercepat di industri untuk membantu melindungi terhadap malware yang bersembunyi di traffic yang dienkripsi
  5. Manajemen single-pane-of-glass untuk menyederhanakan penerapan dan memungkinkan kebijakan keamanan yang konsisten dengan kontrol dan visibilitas yang terperinci
  6. Beberapa penyebaran jaringan – sebagai firewall generasi berikutnya, data center firewall, firewall segmentasi internal, atau firewall berkecepatan tinggi dan VPN

Diharapkan dengan solusi yang dimiliki oleh Fortinet dapat membantu bisnis Anda dalam mengamankan jaringan dari serangan yang tidak diinginkan dan merugikan perusahaan.

Info lebih lanjut : www.phintraco.com | www.aplikas.com | marketing@phintraco.com

Pengertian dan Konsep dari Network Security

By | 2018-04-23T03:05:52+00:00 April 16th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , , , |

Keamanan jaringan (network security) terdiri dari kebijakan dan praktik untuk mencegah dan memantau akses yang tidak sah, penyalahgunaan, maupun penolakan yang terjadi di jaringan komputer.

Network security melibatkan otorisasi akses ke data di dalam jaringan, yang dikendalikan oleh administrator jaringan. Pengguna (users) memilih atau diberi ID dan password atau informasi otentikasi lain yang memungkinkan mereka untuk mengakses informasi dan program dalam wewenang mereka sendiri.

Network security mencakup berbagai jaringan komputer, baik publik maupun pribadi, yang digunakan dalam pekerjaan sehari-hari; melakukan transaksi dan komunikasi di antara bisnis, instansi pemerintah dan individu. Jaringan tersebut dapat bersifat pribadi, seperti di dalam perusahaan, dan lainnya yang mungkin terbuka bagi akses publik.

Network security terlibat dalam organisasi, perusahaan, dan jenis lembaga lainnya. Seperti bagaimana mengamankan jaringan, serta melindungi dan mengawasi operasi yang dilakukan. Dimana cara paling umum dan sederhana untuk melindungi sumber daya jaringan (network resource) adalah dengan menetapkan nama yang unik dan password yang sesuai.

Konsep Network Security

Dalam menjaga kemanan jaringan, diterapkan konsep atau hukum dasar yang biasa disebut dengan CIA yang merupakan; Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (integritas), dan Availability (ketersediaan).

Confidentiality adalah seperangkat aturan yang membatasi akses ke informasi. Integrity adalah jaminan bahwa informasi itu dapat dipercaya dan akurat, serta Availability yang merupakan konsep dimana informasi tersebut selalu tersedia ketika dibutuhkan oleh orang-orang yang memiliki akses atau wewenang.

1. Confidentiality (kerahasiaan)

Kerahasiaan setara dengan privasi. Kerahasiaan dirancang untuk mencegah informasi sensitif dan memastikan bahwa orang yang mempunyai akses adalah orang yang tepat. Terkadang menjaga kerahasiaan data dapat melibatkan pelatihan khusus bagi mereka yang mengetahui dokumen tersebut.

2. Integrity (integritas)

Integritas melibatkan menjaga konsistensi, akurasi, dan kepercayaan data. Data tidak boleh diubah, dan langkah-langkah harus diambil untuk memastikan bahwa data tidak dapat diubah oleh orang-orang yang tidak berkepentingan.

3. Availability (ketersediaan)

Ketersediaan (availability) adalah konsep terbaik yang dapat dipastikan dalam memelihara semua hardware, melakukan perbaikan terhadap hardware sesegera mungkin saat diperlukan. Selain itu juga dapat memelihara lingkungan sistem operasi.

Dengan konsep yang ada di dalam availability, informasi dapat selalu tersedia ketika dibutuhkan oleh orang-orang yang memiliki akses atau wewenang. Hingga ketika user membutuhkan informasi tersebut, informasi dapat diakses dan digunakan dengan cepat.

Info lebih lanjut: wwwphintraco.com | www.aplikas.com | marketing@phintraco.com

5 Hal Yang Harus Diketahui Tentang CRYPTOMINING

By | 2018-03-26T07:23:45+00:00 March 26th, 2018|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Pernahkah Anda merasakan komputer Anda tiba-tiba menjadi lambat? Mungkin Anda sudah menjadi korban dari cryptomining. Cryptomining ini merupakan serangan cyber terbaru yang sedang meningkat dan dilakukan oleh cyber criminals.

Menurut MIT Technology Review, “Mining adalah proses komputasi dari jaringan cryptocurrency yang lengkap untuk memverifikasi catatan transaksi, yang disebut blockchain, dan menerima koin digital sebagai balasannya”.

Dengan kata lain, “miners” bekerja untuk memecahkan masalah matematika yang kompleks untuk menghasilkan pendapatan dalam bentuk mata uang digital, seperti Bitcoin, Ethereum, Monero, dan lainnya. Proses mining ini membutuhkan perangkat keras yang serius dan sumber daya CPU yang signifikan untuk menciptakan cryptocurrency.

Untuk dapat lebih memahami mengenai apa itu Cryptomining, berikut adalah 5 hal yang harus Anda ketahui:

  1. How is Cryptomining Malware is Executed:

Cryptomining ini biasanya menyebar dalam satu dari dua cara. Pendekatan pertama adalah dengan malware, yang dikirimkan melalui lampiran atau tautan email berbahaya. Peneliti menemukan bahwa 23% organisasi secara global dipengaruhi oleh malware cryptomining, selama Januari 2018.

Pendekatan kedua adalah untuk menginfeksi penyedia konten pihak ketiga yang digunakan oleh situs-situs yang diperdagangkan tinggi. Misalnya, advertising provider mungkin ditargetkan karena aksesnya ke ribuan situs web mencapai jutaan orang.

Metode ini dapat memberikan return yang lebih substansial bagi penyerang (attacker). Saat pengguna mengunjungi situsi ini, mereka secara tidak sadar sudah “menyumbangkan” kekuatan pemrosesan komputasi mereka kepada penyerang saat mereka berada di page.

  1. How the Attacker Uses Power from your Device:

Dengan menggunakan sumber daya komputasi yang beragam, penyerang dapat meningkatkan usaha mining nya sambil menghilangkan kebutuhan untuk membeli peralatan mahal karena mereka “pan for digital gold” atau kata lainnya adalah mencari emas digital. Semakin banyak kekuatan kolektif dan kecepatan penyerang yang dapat dikumpulkan, semakin besar kripto pembayarannya.

  1. How to Tell If You’ve Been Hit:

Di banyak kasus, Anda tidak akan menemukan malware di perangkat Anda, sejak tipe serangan ini dapat menyerang tanpa itu, jadi satu-satunya indikasi mungkin adalah dilihat dari penurunan performa di komputer Anda.

  1. Why It’s a Big Deal:

Yang sangat memprihatinkan tentang jenis serangan ini adalah kekuatan komputasi pengguna yang sekarang dapat dibajak oleh penyerang hanya dengan mengunjungi situs yang terinfeksi atau situs yang menggunakan pihak ketiga yang terinfeksi.

  1. How to Protech Your Devices:

Sayangnya, ada sedikit cara yang dapat Anda dan end user lakukan untuk memantau penggunaan tidak yang normal dari browser process dan lebih tinggi dari penggunaan CPU normal. Sebaliknya, tanggung jawab harus bergantung pada mereka yang memiliki dan memelihara situs web secara rutin dengan memeriksa semua providers pihak ketiga mereka.

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US