Blog

/Blog

7 Risiko Keamanan IT bagi Bisnis Kecil

By | 2019-02-15T02:58:56+00:00 February 15th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Apakah Anda berpikir bahwa bisnis Anda terlalu kecil untuk mendapatkan serangan cyber (cyber-attack)? Atau apakah Anda menerima keamanan (security) hanya karena Anda tidak memiliki volume data yang besar? Ada begitu banyak mitos tentang keamanan bisnis yang masih dipercayai orang.

Untuk lebih memahami apa saja risiko keamanan tersebut, mari kita simak poin-poin berikut ini:

1. Phishing

Phishing merupakan praktik penipuan yang digunakan untuk mendapatkan informasi pribadi atau informasi kartu kredit dari seseorang dengan menjebak mereka melalui penawaran atau menyamar sebagai perusahaan yang memiliki reputasi yang baik.

Misalnya, penyerang (attacker) akan mengirimi Anda email yang mengaku berasal dari sumber yang dikenal dan meminta Anda memberikan informasi akun atau kartu kredit Anda.

Menurut penelitian dari IBM, lebih dari setengah email semuanya adalah spam. Studi lain mengklaim bahwa 97% orang tidak dapat mengenali serangan ini.

2. Malware

Layaknya phishing, malware adalah masalah keamanan utama untuk bisnis dari semua ukuran. Malware adalah software yang berbahaya yang memasuki komputer Anda melalui drive yang terinfeksi, unduhan dan jaringan yang tidak dapat diandalkan.

Beberapa jenis malware yang terkenal adalah viruses, worms, Trojan horses, ransomware, adware dan spyware. Malware dapat mencuri informasi, merusak data dan mempengaruhi kinerja komputer Anda.

3. Using Outdated Software

Tidak memperbarui software Anda tidak berarti Anda tidak akan mendapatkan versi terbaru, itu berarti Anda mengekspos data Anda terhadap kerentanan keamanan yang dieksploitasi oleh peretas dengan cepat. Selain itu, sistem Anda akan terganggu oleh ketidakcocokan software, masalah kepatuhan dan kinerja yang buruk.

4. Access to Unauthorized Person

Anda akan menghadapi risiko pelanggaran data jika Anda tidak peduli siapa yang mengakses sistem data atau zona sensitif IT Anda. Orang jahat hanya memerlukan flash drive untuk mendapatkan data sensitif Anda.

5. Open Wi-Fi

Jaringan Wi-Fi yang terbuka melibatkan koneksi yang tidak dienkripsi, mesin yang disusupi, atau bahkan hotspot itu sendiri bisa berbahaya yang meninggalkan data pengguna dengan risiko yang besar. Dilaporkan bahwa ada 100.000 Wi-Fi publik tanpa jaminan di seluruh dunia.

6. Ignorant Employees

Terkadang kesalahan atau kelalaian karyawan Anda dapat mendatangkan malapetaka pada data bisnis, jaringan, dan program Anda. Misalnya, beberapa karyawan membiarkan PC mereka tanpa pengawasan terbuka untuk mengunjungi situs dan sumber berbahaya.

Atau mereka dapat menyimpan perangkat yang berisi data sensitif. Untuk itu, harusnya mereka dididik tentang keamanan cyber. Agar kejadian yang tidak diinginkan tidak akan terjadi.

7. Insider Threat

Karyawan yang jahat lebih berbahaya bagi data sensitif Anda daripada ancaman eksternal atau kerentanan teknis. Kerugian dari kejahatan yang dilakukan oleh orang dalam sangat signifikan karena orang-orang ini akrab dengan sistem data perusahaan dan memiliki akses ke akun sensitif.

Source: https://galido.net/blog/7-security-risks-for-small-businesses/

Apa itu Software-Defined Perimeter (SDP)?

By | 2019-02-13T06:50:41+00:00 February 13th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Software-Defined Perimeter (SDP) merupakan security framework yang dirancang untuk mengakses jaringan segmen mikro. SDP secara dinamis membuat koneksi ke jaringan secara one-to-one antara pengguna dan sumber daya yang ingin mereka akses.

Yang menjadi dasar pemahaman Cyxtera terhadap framework SDP adalah keberadaan tiga pilar inti SDP yakni meliputi:

  1. Identity-centric: penggunaannya dirancang dengan memanfaatkan kisaran identitas sang pengguna, bukan alamat IP.
  2. Zero Trust: memanfaatkan segmentasi jaringan mikro untuk menerapkan prinsip privilege meski hanya mengakses jaringan guna mengurangi celah ruang untuk cyber-attack karena banyaknya serangan permukaan (surface-attack) yang dapat dimanfaatkan.
  3. Built for the cloud: dirancang untuk dapat berjalan secara apa adanya di jaringan cloud dan sekaligus memberikan keamanan yang dapat ditingkatkan.

Dengan hal tersebut di atas akan memastikan bahwa semua endpoints yang mencoba mengakses infrastruktur diotentikasi dan diotorisasi sebelum dapat mengakses sumber daya apa pun di jaringan. Semua sumber daya jaringan yang tidak sah menjadi tidak dapat diakses.

Oleh karenanya, tidak hanya menerapkan prinsip privilege paling kecil untuk jaringan melainkan juga mengurangi kemungkinan attack surface dengan menyembunyikan sumber daya jaringan dari pengguna yang tidak sah atau tidak terotentikasi.

Tentang Cyxtera

Setelah mendapatkan pemahaman mengenai SDP melalui pemahaman dari Cyxtera, berikut ini adalah informasi mengenai Cyxtera. Cyxtera yang merupakan salah satu partner dari Aplikas Servis Pesona, member dari Phintraco Group dikenal sebagai secure infrastructure company.

Cyxtera memberikan platform yang aman untuk menghubungkan dan melindungi infrastruktur khusus, baik private cloud dan public cloud.

Bagi perusahaan, lembaga pemerintah dan penyedia layanan, Cyxtera menawarkan kemampuan infrastruktur TI yang kuat dan aman yang terpasang dengan keamanan dinamis yang ditentukan oleh perangkat lunak.

Sederhananya, Cyxtera adalah model baru perusahaan data center dengan keamanan yang terintegrasi sebagai penawaran layanan inti ke dalam fasilitas yang dapat diterapkan IT perusahaan maupun di cloud. Cyxtera juga merupakan perusahaan security dengan solusi pendekatan yang baru yang dipasang untuk menjalankan aplikasi.

Terkait dengan SDP, di Cyxtera pun terdapat solusi Cyxtera’s Software-Defined Perimeter solution, bernama AppGate SDP. AppGate SDP memberikan solusi SDP yang paling komprehensif di industri. Solusi ini adalah alternatif yang terbukti dan lebih aman untuk traditional VPNs, yang disebut juga sebagai next-generation firewalls dan NACs.

Bagaimana menurut Anda tentang framework Software-Defined Perimeter (SDP)? Sudah saatnya Anda menerapkan solusi SDP di dalam bisnis Anda.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com | www.aplikas.com |marketing@phintraco.com

Source:

https://www.cyxtera.com/blog/what-is-a-software-defined-perimeter

https://www.cyxtera.com/about-us

https://www.cyxtera.com/secure-access/appgate-sdp/key-features

Cara Melindungi Identitas Online Anda Secara Efektif

By | 2019-02-11T02:41:48+00:00 February 11th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , |

Semakin sering Anda melakukan kegiatan secara online, semakin besar kemungkinan identitas Anda akan rentan dicuri. Lantas, bagaimana cara melindungi identitas online Anda secara efektif?

Pencurian identitas (Identity theft) adalah sejenis penipuan, atau kejahatan yang mengakibatkan hilangnya kata sandi, nama pengguna, informasi perbankan, nomor jaminan sosial, nomor kartu kredit, dan lain-lain. Yang kemudian digunakan untuk melakukan penipuan.

Pencurian identitas online terjadi ketika pengguna (user) mengunduh software yang berbahaya, menggunakan jaringan nirkabel yang tidak aman, menarik uang dari ATM yang dicurangi, berbagi kata sandi dengan orang lain, dan sebagainya.

Untuk memastikan agar hal ini tidak terjadi kepada Anda, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melindungi identitas online Anda secara efektif:

Lindungi komputer Anda dari software keamanan yang kuat

Jika PC Anda memiliki software yang berbahaya, semua perlindungan lainnya tidak akan banyak membantu karena penjahat cyber sudah memiliki kunci untuk informasi pribadi Anda.

Setiap kali Anda mengunduh file dari web dengan software internet download manager Anda, selalu lakukan scan pada file tersebut terlebih dahulu dengan tools antimalware milik Anda untuk memastikan tidak ada infeksi. Juga pastikan Anda menginstal semua system updates segera mungkin.

Pelajari cara menemukan penipuan atau spam

Beberapa penipuan phishing mudah diidentifikasi. Beberapa upaya phishing lain melalui email, social networking, IM, dan lain-lain. Satu-satunya cara untuk memastikan Anda tidak pernah tertipu adalah dengan tidak mengklik tauan (link) yang dikirimkan kepada Anda.

Contohnya, Anda mendapatkan email dari bank Anda, jangan anggap itu benar-benar dari bank Anda. Lebih baik kunjungi situs bank yang sebenarnya dibandingkan dengan mengunjungi tautan yang Anda di dalam email Anda.

Kata sandi (passwords) adalah incaran bagi semua pencuri identitas

Mereka akan dengan mudah mencuri data Anda jika Anda menggunakan kata sandi yang sama untuk semua akun Anda. Karena dengan mengetahui kata sandi Anda, mereka akan dapat mengakses setiap akun online Anda dan dapat membahayakan Anda.

Selalu gunakan kata sandi yang panjang (setidaknya 10 karakter) yang merupakan kombinasi dari berbagai karakter alfanumerik dan tidak terkait dengan informasi pribadi Anda dengan cara apa pun.

Hal lain yang harus Anda lakukan adalah sering memerika skor kredit Anda

Cari tahu apakah ada detail kartu kredit baru, transaksi atau pinjaman yang tidak Anda sadari. Jika Anda menemukannya, pastikan Anda mengambil langkah segera untuk memperbaikinya.

Terkadang, penjahat menggunakan ID Anda yang dicuri untuk membuka jalur kredit. Usahakan agar tidak ada kredit tambahan yang akan dikeluarkan atas nama Anda tanpa kontrol dan informasi tambahan mengenai data di kartu kredit Anda.

Terakhir, selalu waspada terhadap tanda-tanda pencurian identitas di bawah ini:

  1. Informasi palsu tentang laporan kredit termasuk alamat, employer’s name, atau nomor jaminan sosial.
  2. Missing mail. Jika tagihan Anda belum datang atau terlambat, bicarakan dengan kreditor Anda. Tagihan yang hilang hanya mengindikasikan bahwa seseorang menggunakan akun Anda dan telah mengubah alamat penagihan, jadi Anda tidak dapat mengetahuinya.
  3. Mendapatkan kartu kredit yang belum Anda apply.
  4. Memiliki persetujuan kredit yang ditolak atau dikenakan suku bunga tinggi tanpa alasan yang sah.
  5. Menerima pemberitahuan atau panggilan tentang tagihan yang jatuh tempo untuk layanan atau produk yang tidak Anda beli.

Source: https://galido.net/blog/protect-online-identity-effectively/

Solusi Dynatrace dalam Mengelola Kompleksitas Cloud di Perusahaan

By | 2019-02-06T04:18:55+00:00 February 6th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , |

Setelah memahami mengenai Dynatrace yang dikenal sebagai perusahaan software intelligence dan garis umum mengenai solusinya, mari kita simak secara lebih detail manfaat dari masing-masing solusi yang diberikan oleh Dynatrace.

1. Cloud operations

Dynatrace menyediakan tampilan lengkap cloud lokal, pribadi, dan publik Anda, platform PaaS, dan containerized applications. Tidak diperlukan upaya manual untuk konfigurasi dan pembaruan. Secara otomatis, microservices dan containers terus menerus ditemukan dan dimodelkan tanpa perubahan kode atau gambar.

2. Microservices & containers

Dengan Dynatrace OneAgent Anda tidak perlu tahu apa yang sedang berjalan di setiap container, dan Anda tidak perlu mengubah images atau code dari containers. Cukup instal OneAgent dan Dynatrace akan melakukan sisanya.

3. DevOps

Scaling DevOps untuk memberikan software yang lebih baik, lebih cepat membutuhkan otomatisasi. AI berbasis kualitas gate di sepanjang jalur pengiriman berkelanjutan Anda memastikan developer dapat merilis lebih cepat dan dengan keyakinan bahwa masalah ditangkap dan diatasi pada awal proses development.

4. IoT monitoring

Dapatkan visibilitas penuh ke semua aktivitas di seluruh IoT baru; menganalisis data pengguna secara real-time untuk menilai kepuasan, mendeteksi perjuangan dan secara proaktif memprediksi dan memengaruhi langkah selanjutnya dalam pengalaman IoT mereka.

5. Digital experience

Pantau, analisis, dan optimalkan pengalaman pelanggan dari setiap single user journey. Pemantauan pengalaman digital memberikan analisis kritis bisnis dan pemahaman tentang bagaimana kinerja aplikasi Anda memengaruhi pengalaman pengguna dan keuntungan Anda.

Dynatrace memungkinkan Anda melihat melalui mata pengguna Anda dan secara drastis meningkatkan pengalaman digital.

6. Autonomous cloud management

Autonomous Cloud Management (ACM) adalah visi Dynatrace tentang bagaimana aplikasi harus dibangun dan dikelola. ACM memungkinkan Anda untuk memberikan software yang lebih baik dengan lebih cepat, melalui otomatisasi.

Info lebih lanjut: www.phintraco.com | www.phintraco-tech.com |marketing@phintraco.com

Sumber:

https://www.dynatrace.com/solutions/

Pemahaman Mengenai Dynatrace

By | 2019-02-07T01:29:26+00:00 February 6th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , |

Dynatrace merupakan perusahaan software intelligence yang menyediakan Application performance management (APM), Artificial intelligence for operations (AIOps), Cloud infrastructure monitoring, dan Digital experience management (DEM) dengan produk untuk departemen teknologi informasi dan pemilik bisnis digital baik dari bisnis menengah hingga besar.

Layanan dari Dynatrace juga termasuk performance management software untuk program yang berjalan di on-premises dan di cloud. Software ini mengatur ketersediaan (availability) dan kinerja dari aplikasi software dan dampaknya terhadap pengalaman pengguna dalam bentuk deep transaction tracing, synthetic monitoring, real user monitoring, dan network monitoring.

Berbicara mengenai solutions yang dimiliki oleh Dynatrace, terdapat enam solusi yang dimiliki oleh Dynatrace, yaitu:

1. Cloud operations

Baik Anda sedang membangun cloud native environment, hybrid monster, atau ingin bermigrasi ke cloud, Dynatrace dapat membantu Anda.

2. Microservices & containers

Dynatrace secara otomatis dan terus menerus memetakan dependensi seluruh lingkungan Anda, betapa pun rumitnya.

3. DevOps

Menggunakan solusi ini Anda dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk berinovasi dan mengurangi waktu untuk menyelesaikan masalah.

4. IoT monitoring

Visibilitas yang lengkap dari end device hingga application layer, dan semua infrastruktur yang mendasarinya.

5. Digital experience

Abadikan setiap perjalanan pengguna (user journey) dengan baik sehingga Anda dapat memastikan pengalaman digital yang sempurna setiap saat.

6. Autonomous cloud management

Autonomous cloud management (ACM) adalah visi dari Dynatrace atas bagaimana aplikasi harus dibuat dan diatur. ACM memungkinkan Anda untuk mengirimkan software yang lebih baik dan cepat, melalui otomatisasi.

Solusi dari Dynatrace ini pun melayani industri-industri, seperti:

a. Financial services

Ketika teknologi digital mengubah industri jasa keuangan, bisnis harus menyeimbangkan kompleksitas dengan kebutuhan pelanggan akan kecepatan dan ketersediaan. Dynatrace adalah solusi praktis untuk kinerja digital di organisasi keuangan.

b. Airlines

Salah satu industri airlines yang menggunakan solusi Dynatrace adalah Air Canada. Dengan harapan bahwa Air Canada dapat memberikan layanan pelanggan yang luar biasa. Dengan bantuan dari Dynatrace pun Air Canada’s outages dan MTTR menjadi meningkat 55% dan 35% ketika Dynatrace dikerahkan.

c. Government

Government organizations memanfaatkan cloud ketika mereka ditekan untuk mencari model bisnis yang dioptimalkan sambil mengukur kinerja dan layanan mereka. Bersama Dynatrace, dapat membantu organisasi pemerintahan baik dalam memindahkan aplikasi atau seluruh pusat data ke publik maupun private dan hybrid cloud.

d. Healthcare

Penekanan pada reformasi dan regulasi layanan kesehatan mengubah budaya inti layanan kesehatan. Aplikasi yang digunakan dalam healthcare adalah bagian besar dari perubahan ini, membuat kinerja menjadi sangat penting karena hampir setiap aspek perawatan medis semakin bergantung pada aplikasi.

e. Manufacturing

Perusahaan manufaktur membutuhkan pemahaman terperinci tentang kinerja kerja yang dapat memiliki dampak yang luar biasa pada kepuasan pelanggan dan juga keuntungan.

Untuk mengelola kompleksitas yang dihadapi tersebut, menjadikan perusahaan memerlukan visibilitas dan rincian yang lebih besar ke dalam proses bisnis transaksi mereka, untuk setiap pengguna, setiap aplikasi di mana saja menggunakan solusi Dynatrace.

f. Telecommunications

Untuk perusahaan telekomunikasi, downtime dapat merusak bisnis. Dengan meningkatnya penggunaan internet dan seluler, perusahaan telekomunikasi berupaya mengimbangi permintaan akan kecepatan dan ketersediaan.

g. E-commerce & retail

Pengalaman digital adalah pendorong pendapatan utama, terutama di ritel dan e-commerce. Transformasi digital adalah pendekatan modern terhadap pengalaman pelanggan, yang secara langsung dapat memengaruhi laba, reputasi, loyalitas, dan pangsa pasar.

Info lebih lanjutwww.phintraco.com | www.phintraco-tech.com |marketing@phintraco.com

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/Dynatrace

https://www.dynatrace.com/solutions/

Definisi & Keuntungan Platform as a Service (PaaS)

By | 2019-01-28T02:41:10+00:00 January 28th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , |

Platform as a Service (PaaS) merupakan serangkaian layanan berbasis cloud yang memungkinkan business users dan developers untuk membangun aplikasi dengan kecepatan yang tidak dapat ditandingi oleh solusi on-premise.

Karena ini adalah layanan berbasis cloud, tidak perlu khawatir tentang pengaturan dan pemeliharaan server, patching, upgrades, dan otentikasi sehingga pengguna (users) dapat fokus untuk menciptakan user experience sebaik mungkin.

Mengapa PaaS

PaaS dapat menghilangkan biaya dan kerumitan dalam mengevaluasi, membeli, mengkonfigurasi, dan mengelola semua hardware maupun software yang diperlukan untuk aplikasi yang dibuat khusus. PaaS pun memiliki keuntungan baik secara teknis maupun bisnis.

Keuntungan Teknis

Penyedia PaaS yang baik dapat menawarkan Anda beberapa peningkatan di:

1. Keahlian (expertise)

Anda akan mendapatkan inspirasi untuk interface design yang hebat, sehingga aplikasi Anda tidak hanya dapat digunakan secara menyeluruh, namun juga akan terlihat lebih baik.

2. Kecepatan (speed)

Setelah mendaftar ke PaaS, Anda dapat langsung menggunakan sistem tanpa jeda waktu pengaturan. Developer akan dapat mengakses tools, template, code libraries, dan dapat mengurangi waktu rilis.

Misalnya, Anda dapat mulai membuat aplikasi yang kuat dari komponen drag-and-drop termasuk standard fields, laporan dan grafik.

3. Biaya (cost)

Dengan menggunakan platform seperti Salesforce misalnya, juga dapat membantu dengan standarisasi dan konsolidasi sumber daya dan komponen aplikasi. Anda dapat membangun aplikasi baru, yang dapat mengurangi biaya development Anda.

4. Skala (scale)

Merancang aplikasi untuk jutaan perangkat yang terhubung dapat menciptakan potensi skalabilitas dan security challenges.

Layanan seperti Instagram dan Twitter memproses jutaan posting setiap menit. Meskipun aplikasi bisnis cenderung tidak berkembang pesat, jika aplikasi Anda melebihi harapan, solusi berbasis cloud menandakan bahwa Anda akan dapat mengambil keuntungan dari situasi tersebut.

Keuntungan Bisnis

Tidak ada bisnis yang ingin memprioritaskan dalam mengelola server dan patching sistem operasi daripada memberikan produk dan layanan inti mereka. Dengan platform berbasis cloud bahkan tidak mungkin.

Menggunakan platform terintegrasi juga menawarkan peluang untuk meningkatkan proses bisnis seperti; workflow, reporting, dan social feeds. Bisnis Anda dapat menghemat waktu, uang dan upaya berkat:

1. Integrasi yang mudah dengan sistem lama

Aplikasi dapat menggabungkan data dari sistem lama yang ada seperti SAP, Oracle, dan Microsoft. PaaS dapat membantu membuka dan memodernisasi sistem back-office dengan kemudahan point-and-click.

2. Informasi waktu nyata

Membuat aplikasi yang memberikan data real time dan updates kepada karyawan dan manajer, memungkinkan mereka untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik. PaaS juga dapat digunakan untuk membuat aplikasi yang membantu proses alur kerja dan persetujuan.

3. Pemeliharaan IT yang lebih mudah

Vendor memperhatikan platform, sehingga bisnis hanya perlu mengelola aplikasi sendiri yang dapat mengurangi overhead IT.

4. Berbagi wawasan

Dengan ribuan bisnis yang menggunakan platform ini, penyedia PaaS dalam skala besar dengan cepat merespon kebutuhan pengguna dan menyelesaikan masalah umum dengan cepat.

Itu berarti Anda dapat dengan cepat mendapat manfaat dari solusi yang dicoba dan terpercaya.

5. Meningkatkan produktivitas

Dengan memanfaatkan PaaS, organisasi dapat mengalihkan sebagian besar anggaran mereka untuk membuat aplikasi yang memberikan nilai bisnis nyata.

Info lebih lanjutwww.phintraco.com  | www.phincon.com | marketing@phintraco.com

Sumber:

https://www.salesforce.com/eu/learning-centre/tech/paas/

 

Pemahaman & Manfaat Mengenai Data Virtualization

By | 2019-01-24T07:57:41+00:00 January 24th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , |

Virtualisasi data (Data Virtualization) adalah pendekatan untuk data management yang memungkinkan aplikasi untuk mengambil dan memanipulasi data tanpa memerlukan detail teknis tentang data, seperti bagaimana data tersebut diformat atau di mana data secara fisik berada.

Selain itu virtualisasi data juga dapat memberikan single customer view dari keseluruhan data. Anda mungkin akrab dengan konsep virtualisasi data jika Anda menyimpan foto di situs jejaring sosial Facebook.

Saat Anda mengunggah foto Anda ke Facebook dari komputer Anda, maka Anda harus memberikan upload tool dengan informasi tentang lokasi dari foto (photo’s file path).

Setelah diunggah ke Facebook, Anda dapat mengambil foto tanpa harus mengetahui jalur file yang baru (new file path). Bahkan, Anda sama sekali tidak tahu di mana Facebook menyimpan foto Anda karena software Facebook memiliki lapisan abstraksi (abstraction layer) yang menyembunyikan informasi teknis itu.

Lapisan abstraksi inilah yang dimaksud ketika ada penggunaan istilah virtualisasi data.

Manfaat Mengenai Data Virtualization

Koneksi ke lebih banyak data

Virtualisasi data memungkinkan bisnis untuk mengakses data internal dan eksternal tanpa harus mengetahui bagaimana atau di mana data disimpan. Pengguna dapat mengakses data terstruktur dan tidak terstruktur hanya dengan mencari istilah bisnis yang umum.

Percobaan

Virtualisasi data memungkinkan pengguna untuk bereksperimen dengan ide baru untuk mendapatkan dan menggunakan data. Ini mengarah pada pertumbuhan bisnis. Juga dengan sedikit risiko downtime, pengguna dapat mendeteksi, memeriksa dan memperbaiki masalah data yang mungkin terjadi dengan cepat dan mudah.

Waktu respon yang cepat

Perubahan yang cepat menjadi kebutuhan dalam bisnis. Virtualisasi diketahui dapat mengurangi risiko downtime dan memungkinkan pengguna untuk mendeteksi, memeriksa dan memperbaiki masalah apa pun dengan cepat.

Lebih sedikit risiko

Pelanggaran akses data dan laporan yang tidak akurat tidak hanya dapat mengakibatkan denda dan penalti, namun juga dapat merusak brand bisnis. Virtualisasi data dapat menghapus risiko kerusakan ini dengan:

  1. Mengizinkan pengguna melihat data secara langsung
  2. Menghapus ketidakakuratan yang bisa disebabkan oleh sejumlah laporan pekerjaan
  3. Menerapkan kontrol keamanan yang memungkinkan pengguna hanya melihat apa yang perlu mereka lihat
  4. Penyembunyian data untuk menjaga data sensitif seperti informasi pribadi dan keuangan yang aman
  5. Memanfaatkan server terpusat yang secara instan mengamankan data baru sesuai dengan aturan bisnis

Pengambilan keputusan yang lebih baik

Informasi yang lengkap, akurat, dan diperbarui memungkinkan perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih baik. Dengan virtualisasi data, bisnis dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi terkini dan akurat. Pengguna dengan hak akses dapat menerima data secara real-time.

Dengan data environment yang terintegrasi sepenuhnya dapat membuat IT secara efisien menarik data dari sumber yang berbeda dan dengan cepat menyajikan informasi yang lengkap, terkini, dan akurat kepada pengguna bisnis.

Tren Enterprise Networking di 2019

By | 2019-01-18T08:49:42+00:00 January 18th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , , |

Di tahun 2019 ini ada banyak berbagai tren yang bermunculan, baik tren IT secara keseluruhan, tren security (keamanan), maupun tren networking (jaringan). Khususnya mengenai enterprise networking, apakah yang harus diperhatikan oleh perusahaan di tahun 2019? Mari kita simak beberapa tren enterprise networking di 2019 berikut ini.

  1. 5G dan Peningkatan Edge Computing

5G, the next generation of cellular wireless, akan digunakan oleh operator pada tahun 2019. Sementara dari penyebaran 5G adalah masalah penyedia layanan, bagaimana hal ini dapat membantu untuk memungkinkan organisasi dengan use case yang berbeda adalah masalah jaringan perusahaan (enterprise networking).

Dengan 5G, Edge Computing dapat menjadi kenyataan. Bandwidth yang diperluas dan konsumsi daya yang lebih rendah yang digunakan oleh 5G memungkinkan lebih banyak penyebaran jaringan, baik itu untuk perangkat Internet of Things (IoT) mandiri atau untuk penyebaran edge computing.

Dengan penyebaran edge computing, sumber daya komputasi digunakan secara jarak jauh dan terhubung melalui 5G.

  1. Fungsi Cloud Native akan muncul

Pada tahun lalu, Virtual Network Functions (VNFs) dan Network Function Virtualization (NFV) sangat populer, namun di tahun 2019 akan berkembang dengan konsep Cloud Native Functions (CNFs).

Dengan CNFs, konsep jaringan dirangkum dalam pendekatan teknologi cloud native, yaitu bernama containers dan Kubernetes, untuk mengaktifkan fungsi jaringan. Kubernetes itu sendiri biasa dikenal sebagai platform open-source berbasis Linux yang dirancang untuk mengotomatiskan penempatan, penskalaan dan manajemen aplikasi dalam containers.

  1. Intent-Based Networking

Konsep dari Intent-Based Networking adalah yang pertama kali diadvokasi oleh Cisco pada Juni 2017 sebagai cara untuk menyatukan kecerdasan, otomatisasi, dan Software Defined Networking (SDN) bersama-sama.

Di tahun 2019, beberapa vendor sekarang diposisikan dengan berbagai pendekatan untuk Intent-Based Networking, dan ini merupakan tren yang kemungkinan akan berlanjut ketika organisasi belajar lebih banyak tentang konsep dan manfaatnya.

  1. SD-WAN akan terus tumbuh

Membeli koneksi pribadi seperti MPLS (Multi-Protocol Label Switching) terbilang mahal dan selalu sulit untuk diatur. SD-WAN muncul sebagai alternatif dan memberikan organisasi dengan cara untuk menggabungkan beberapa tautan internet publik untuk memungkinkan konektivitas WAN.

Menurut beberapa perkiraan analis industri, SD-WAN adalah pasar yang berkembang. Pada kuartal pertama tahun 2018 saja, pendapatan dilaporkan sebesar $162 juta, dua kali lipat pendapatan yang dilaporkan untuk kuartal pertama di tahun 2017.

Di tahun 2019 akan terlihat pertumbuhan yang lebih jauh ketika pembaruan MPLS muncul dan teknologi SD-WAN yang matang.

  1. Solusi Istio Service Mesh diperluas

Seiring dengan semakin banyaknya aplikasi yang berpindah ke containers dan Kubernetes, telah terjadi peningkatan kompleksitas dalam mengelola konektivitas jaringan untuk setiap container.

Dengan Istio, containers yang berjalan berdampingan dengan aplikasi containers mengatur traffic mesh yang dapat menangani banyak containers dalam arsitektur layanan mikro (microservices). Pada tahun 2019, diharapkan lebih banyak vendor yang mengadopsi Istio sebagai basis teknologi layanan yang memungkinkan adanya container networking.

  1. 2.5/5/25/50 GbE Networking menjadi nyata

Selama dekade terakhir, 1 Gigabit Ethernet telah menjadi standar yang digunakan untuk menghubungkan desktop perusahaan dan perangkat yang terhubung dengan kabel. Di 2019, diharapkan untuk melihat beberapa switch yang diaktifkan Ethernet 2,5 dan 5 Gbps dan Network Interface Cards (NICs) yang memanfaatkan standar IEEE 802.3bz.

Dengan 802.3bz, perusahaan dapat memperoleh hingga 5x bandwidth dari infrastruktur kabel yang ada.

Untuk infrastruktur server, 10 Gigabit Ethernet telah bekerja keras selama dekade terakhir, tetapi itu juga bergeser dengan peningkatan volume 25 dan 50 Gigabit Ethernet. Diharapkan di tahun 2019 ini, terdapat lebih dari sekedar 1 dan 10 Gigabit Ethernet karena vendor mendorong keluarnya opsi baru.

  1. Ipv6

2019 tidak akan menjadi tahun di mana semua perusahaan secara cepat pindah ke IPv6, namun itu tidak berarti bahwa adopsi Ipv6 bukanlah tren yang harus diabaikan oleh enterprise networking yang profesional.

Banyak koneksi seluler baru dan perangkat IoT mengandalkan IPv6 sebagai pendekatan pengalaman utama. Sementara IPv6 tidak akan menyalip penggunaan IPv4 di perusahaan pada 2019 atau dalam waktu dekat ini.

Berkat tren lain yang dicatat dalam bagian ini, termasuk 5G dan container networking, IPv6 kemungkinan akan menjadi sedikit lebih menonjol daripada yang sudah dimiliki bertahun-tahun yang lalu.

Source: http://www.enterprisenetworkingplanet.com/netsysm/7-enterprise-networking-trends-to-watch-in-2019.html

5 Tren Call Center 2019

By | 2019-01-16T09:33:56+00:00 January 16th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , , |

Dengan mengikuti tren terbaru dan paling inovatif dipercaya dapat membantu call center dalam memberikan layanan yang berkualitas kepada pelanggannya. Sementara tren tersebut datang dan pergi di setiap tahunnya, dan hanya yang paling efektif yang dapat membantu meningkatkan call center. Mari kita simak 5 tren call center 2019 berikut ini.

#Tren 1: Customer Experience menjadi kepentingan yang utama

Sekarang setiap call center harus menyadari kekuatan customer experience (pengalaman pelanggan) yang positif. Dari perusahaan bisnis terbesar hingga bisnis terkecil saat ini tahu bahwa dengan customer experience yang buruk dapat membuat perusahaan kehilangan pelanggannya.

Di sisi lain, pelanggan saat ini bersedia membayar lebih untuk layanan yang lebih baik. Menurut survei, sebesar 86% pembeli akan memberikan 25% extra cash jika perusahaan lain memperlakukan mereka dengan lebih baik.

Karena alasan ini, customer experience telah menjadi aspek penting yang tidak dapat diabaikan oleh call center.

#Tren 2: Pentingnya First Call Resolution

First call resolution sangat baik bagi call center dan pelanggan. Untuk ini, agent didorong untuk mendapatkan first call yang benar. Meskipun akan ada panggilan yang lebih sulit untuk diselesaikan, penting untuk memberikan pelanggan dengan kualitas terbaik.

Memonitor interaksi agent call center dengan pelanggan akan membantu bisnis mengidentifikasi kesalahan yang membuat pemanggil (caller) merasa tidak puas dan atau frustasi. Dengan identifikasi dan pelatihan yang tepat, kesalahan tersebut dapat dihindari di masa yang akan datang.

#Tren 3: Jaringan Sosial adalah Customer Service Channel yang penting

Jaringan sosial (social networks) seperti Facebook dan Twitter terus menjadi saluran utama dalam layanan pelanggan.

Sebagai alternatif untuk menelepon dan mengirim email, calon dan pembeli dapat menghubungi business support team melalui akun sosial mereka. Call center harus memasukkan aspek customer experience ini ke dalam operations mereka untuk memastikan bahwa konsumen dapat menjangkau mereka di sebanyak mungkin channel.

Menangani pertanyaan melalui berbagai channel media sosial sebenarnya bisa menjadi metode tercepat. Respons cepat dan efisien adalah kuncinya. Mengabaikan channel ini di sisi lain dapat merusak reputasi brand perusahaan.

#Tren 4: Setiap channel berarti

Pelanggan saat ini mengharapkan perusahaan untuk merespons melalui channel yang sama, yang mereka gunakan untuk berinteraksi dengan perusahaan. Jadi, jika mereka berinteraksi dengan call center melalui telepon atau chat, mereka tidak akan menghargai balasan perusahaan melalui email.

Oleh karena itu, call center harus siap untuk memasukkan aspek customer experience ke dalam operations mereka dan memberikan kepentingan yang sama untuk semua channel interaksi pelanggan.

#Tren 5: Employee Management

Sebagian besar call center gagal dalam memenuhi kebutuhan pelanggan karena agent yang tidak memiliki kebebasan untuk berimprovisasi atau mengambil keputusan.

Oleh karena itu, memberdayakan agent dengan pengetahuan, memberi mereka kebebasan untuk mengambil keputusan dan melibatkan mereka melalui budaya reward-based sangat penting.

Perusahaan juga dapat mengatur pelatihan sementara di mana pun diperlukan untuk melatih agent mereka agar lebih baik.

Tren Security 2019 yang Harus Diketahui oleh Organisasi Anda

By | 2019-01-10T09:36:38+00:00 January 10th, 2019|Categories: Blog|Tags: , , |

Di tahun 2018, industri teknologi sudah hadir dengan berbagai macam teknologi baru, seperti blockchain, AI, dan neural networks. Teknologi ini tersebar ke setiap sektor, dari layanan publik hingga bisnis, dan menciptakan peluang baru untuk berinovasi. Namun keamanan yang dirancang untuk melindungi teknologi baru ini pun terbilang sedikit.

Seperti blockchain, telah menciptakan ribuan ide dan bisnis baru tetapi terdapat juga sejumlah peretasan dan serangan. Sama halnya dengan supply chain, yang telah melakukan peningkatan yang luar biasa dalam komunikasi dan presisi, namun tetap berpotensi diretas.

Untungnya, keamanan cyber terus melaju dengan kecepatan inovasi, dan di sana solusi baru muncul. Departemen dan profesional IT harus selalu mencari alat baru yang dapat membantu mereka. Dimana top cyber security IT akan mengikuti tren security ini pada 2019:

  1. Perlindungan predictive cyber mendapat dorongan dari AI

Analytics telah menjadi bagian penting dari sebagian besar organisasi infrastruktur teknologi. Kemajuan dalam analitik prediktif dan AI menunjukkan bahwa organisasi lebih mampu daripada sebelumnya dalam mendiagnosis dan memahami keamanan mereka secara real-time.

Kemampuan penyedia jasa keuangan, bank, dan bisnis lainnya, dalam memahami pola dan tren yang menimbulkan indikasi penipuan menjadi sangatlah penting. Lebih penting lagi, kemampuan memiliki informasi ini dilakukan secara real-time.

  1. Self-evaluating applications akan terus berkembang

Selain mendeteksi ancaman eksternal, AI dan machine learning akan terus memainkan peran yang penting dalam membantu aplikasi untuk melindungi diri mereka sendiri.

Terkait dengan hal itu, salah satu gerakan baru terbesar di tahun 2019 adalah runtime application self-protection (RASP), yang akan dapat mendeteksi masalah tanpa campur tangan manusia (human intervention).

RASP menyediakan lapisan keamanan tambahan saat mereka mendeteksi, mendiagnosis, dan mempertahankan diri dari serangan yang terjadi pada tingkat aplikasi, seperti SQL injections. Berdasarkan laporan dari Gartner pun menyebutkan bahwa hampir 40 persen bisnis dari enterprise-level akan menggunakan RASP sampai batas tertentu pada tahun 2020.

  1. Revolusi otentikasi

Kata sandi (passwords) berguna untuk keperluan verifikasi dan identifikasi, namun kata sandi juga merupakan alat yang buruk untuk menjamin keamanan data. Dimana baru-baru ini verifikasi biometrik, 2-factor authentication, dan metode lainnya mulai mengganti posisi kata sandi tersebut.

Pertama adalah, Identity-as-a-service (IDaaS) menjadi semakin populer dan menghilangkan kebutuhan akan kata sandi. Fast Identity Online (FIDO), menggunakan pengakuan biometrik atau vokal yang menghadirkan alternatif kata sandi yang lebih aman.

Bahkan teknologi seperti blockchain menawarkan peningkatan yang signifikan dalam memverifikasi dan mengotentikasi pengguna, berkat protokol yang kuat dan transparan yang menghilangkan kebutuhan akan kata sandi yang tidak aman.

  1. Perspektif berubah pada data security governance

Di tahun ini sudah terlihat beberapa pelanggaran high-profile security dan bahkan perusahaan seperti Facebook tidak selamat dari serangan besar-besaran yang memengaruhi 50 juta data penggunanya.

Ketika masalah ini muncul, perusahaan tentunya akan terus mengevaluasi kembali tata kelola keamanan data mereka (data security governance) untuk menemukan cara yang lebih baik untuk beradaptasi.

Area seperti big data governance dan cloud governance akan menjadi masalah yang lebih besar karena organisasi terus merangkul bidang-bidang baru ini. Saat pemahaman kita tentang teknologi ini berkembang, data security governance akan ikut berkembang untuk mengikuti paradigma yang berubah.

  1. BYOD akan terus memperluas dan menambah tantangan keamanan

BYOD (bring your own device) adalah salah satu tren paling populer dalam bisnis IT, karena mengurangi biaya perusahaan, membuat kerja jarak jauh menjadi lebih mudah, dan telah terbukti meningkatkan produktivitas ketika digunakan dengan benar.

Di tahun 2019 kita akan melihat bagaimana kebutuhan akan cara yang lebih aman untuk menerapkan kebijakan BYOD. Apakah itu melalui sistem verifikasi yang mengunci data sensitif atau hanya melalui jaringan yang lebih cerdas dan lebih aman.

Load More Posts
GET THE LATEST INFO FROM US